SuaraSulsel.id - Sebanyak 89 anak di bawah umur di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menikah dini pada tahun 2021.
Data yang diperoleh BeritaManado.com -- jarungan Suara.com, Pengadilan Agama (PA) Boroko merilis total 89 anak yang menikah dibawah umur. Dengan rincian per kecamatan.
Kecamatan Kaidipang dan Bolangitang Barat paling banyak terjadi pernikahan dini. Dua kecamatan tersebut masing-masing mengoleksi 22 kasus.
Menyusul Kecamatan Bintauna dengan 19 kasus, dan Pinogaluman 11 kasus, Kecamatan Bolangitang Timur 9 kasus, serta Sangkub 6 kasus.
“Paling banyak perkara dispensasi kawin, banyak karena hamil duluan. Lalu mengajukan dispensasi karena blum cukup umur,” kata penitera muda hukum PA Boroko Abdul Muis Ali, Selasa 28 Desember 2021.
Yang dimaksud dispensasi nikah, dijelaskannya adalah pemberian hak kepada seseorang untuk menikah. Meski belum mencapai batas minimum usia pernikahan.
“Atau pemberian izin kawin oleh pengadilan kepada calon suami/isteri yang belum berusia 19 tahun untuk melangsungkan perkawinan,” tambahnya.
Ia mengungkap, pada tahun 2022 sudah direncanakan sidang keliling di 6 kecamatan yang ada di Bolmut.
“Dengan target penyelesaian 80 perkara dana DIPA PA Boroko,” bebernya.
Baca Juga: Jessica Iskandar Umumkan Jenis Kelamin Anak, Netizen Julid Usia Kehamilan
Lanjutnya, dan untuk tindak lanjut MoU antara Pemda Bolmut, PA Boroko dan Kemenag Bolmut akan melaksanakan sidang terpadu.
“Dengan mengacu ke data base Dinas Dukcapil yakni, pembenahan Kartu Keluarga bermasalah dengan jalur istbat nikah,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Terancam PHK, Pekerja SPPG Kepung DPRD Sulsel: Jangan Hentikan Program MBG
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
Libur Sekolah, PELNI Beri Diskon Tiket Kapal 30 Persen