SuaraSulsel.id - Sebuah mobil pick up mengalami kecelakaan di sekitar batas Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 23 Desember 2021, sore.
Dalam video yang beredar di media sosial, mobil pick up yang mengalami kecelakaan tersebut terlihat mengalami kebakaran setelah menabrak sebuah pohon yang berada di pinggir jalanan, dekat area persawahan.
Para warga yang menyaksikan kejadian itu berteriak meminta tolong, untuk membantu para penumpang yang menjadi korban kecelakaan. Menjauh dari mobil yang tengah terbakar.
Kasat Lantas Polres Jeneponto AKP Syaharuddin mengatakan peristiwa itu terjadi di Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.
Mobil pick up yang mengalami kecelakaan bergerak dari arah Kabupaten Takalar menuju Kabupaten Jeneponto.
"Bergerak dari arah Takalar menuju arah Jeneponto dalam kecepatan tinggi," kata Syaharuddin, Kamis (23/12/2021) malam.
Menurut Syaharuddin, mobil tersebut mengalami kecelakaan setelah menginjak lubang. Sehingga, hilang kendali.
Jumlah penumpang yang berada di atas mobil saat terjadi kecelakaan, kata dia, ada sembilan orang beserta sang supir. Mereka semua diketahui masih satu keluarga.
"Akhirnya oleng ke kanan dan menabrak pohon asam yang ada di seberang jalan," kata dia.
Baca Juga: Sebelum Meninggal, Kondisi Kesehatan Ayah Nirina Zubir Sempat Membaik
"Jumlah secara keseluruhan yang meninggal ada lima. Betul satu keluarga. Korban dari Desa Kapita," tambah Syaharuddin.
Dari lima orang korban yang meninggal dunia, kata Syaharuddin, dua diantaranya meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, tiga orang korban lagi meninggal di puskesmas terdekat setelah menjalani perawatan medis.
"Yang meninggal di lokasi dua orang. Kemudian dirujuk yang tujuh orang ini ke puskesmas menjalani perawatan. Dan tiga orang meninggal di puskesmas, empat orang lagi ini. Sementara dua yang dirawat di Puskesmas Buludoang, dua lagi dirujuk di rumah sakit Takalar," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Mengerikan! Bripda Dirja Pratama Tewas Dianiaya Usai Salat Subuh
-
12 Fakta Kematian Bripda Dirja Pratama
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Nasaruddin Umar Ungkap Pernah Serahkan 'Pemberian' ke KPK di Masa Lalu
-
Jejak Karier AKP Arifan Efendi, Kasat Narkoba Toraja Utara Diduga Terima Rp13 Juta Dari Bandar