Berdasarkan video viral yang beredar, dampak angin kencang tersebut merusak pintu masuk dan dinding kayu pada lantai dasar Masjid Al Markaz Al Islami, berada antara Jalan Sunu-Masjid Raya, Kecamatan Bontoala.
Begitu pula di lokasi Pasar Cidu, Jalan Tinumbu, Kecamatan Ujungtanah. Sejumlah atap rumah warga ikut diterbangkan angin kencang saat kejadian. Serta papan reklame di Polsek Bontoala.
Peringatan Dini BMKG
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar dari laman resminya juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi cuaca dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada sejumlah daerah di Sulsel, hingga pukul 17.00 Wita per 23 Desember 2021.
Baca Juga: Badai Terjang Kota Makassar, Pintu dan Dinding Masjid Al Markaz Ambruk
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, mengeluarkan peringatan dini tentang kondisi cuaca di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan agar masyarakat bisa meningkatkan tingkat kewaspadaan atau perubahan cuaca.
"Peringatan dini cuaca wilayah Sulsel Kamis, 23 Desember 2021, pukul 14:15 WITA masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang," kata Prakirawan BMKG Makassar, Rizky Yudha, Kamis 23 Desember 2021.
Untuk wilayah tersebut, di Kabupaten Kepulauan Selayar, masing-masing, Bontosikuyu, Pasimasunggu, Taka Bonerate, Pasimasunggu Timur. Kabupaten Gowa, di Parangloe, Bungaya, Biringbulu, dan Manuju. Kabupaten Maros di wilayah Bantimurung, Cenrana, dan Tompobulu.
Kemudian di Kabupaten Pangkajene Dan Kepulauan (Pangkep) Balocci, Tondong Tallasa. Kabupaten Barru di Pujananting.
Selanjutnya, Kabupaten Tana Toraja meliputi daerah Saluputi, Bittuang, Bonggakaradeng, Makale, Simbuang, Rantetayo, Mengkendek, Sangalla, Gandangbatu Sillanan, Rembon, Makale Utara, Mappak, Makale Selatan, Masanda, Sangalla Selatan, Sangalla Utara, Malimbong Balepe, Rano, Kurra,
Baca Juga: 47 Rumah Warga Pariaman Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Untuk Kabupaten Toraja Utara, di wilayah Rantepao, Sesean, Nanggala, Rindingallo, Buntao, SaDan, Sanggalangi, Sopai, Tikala, Balusu, Tallunglipu, Dende Piongan Napo, Buntu Pepasan, Baruppu, Kesu, Tondon, Bangkelekila, Rantebua, Sesean Suloara, Kapala Pitu, Awan Rante Karua, dan sekitarnya.
Berita Terkait
-
Harga Tiket Kapal Laut Makassar-Surabaya April 2025 dengan Jadwal Terbaru
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Hina Indonesia Negara Miskin, Anco Jansen Kini Semprot Mees Hilgers Cs
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Rahasia Desa Wunut Klaten Berdaya dengan BRI dan Sejahterakan Warganya
-
Mudik Nyaman Tanpa Khawatir! Ini Upaya Polres Majene Jaga Rumah Warga Selama Libur Lebaran
-
Drama PSU Palopo: Bawaslu Desak KPU Diskualifikasi Calon Wakil Wali Kota?
-
Berpartisipasi dalam BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Minyak Telon Lokal Kini Go Global
-
Primadona Ekspor Sulsel Terancam! Tarif Trump Hantui Mete & Kepiting