SuaraSulsel.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Sulawesi Tengah, mengasah kemampuan dan keterampilan tenaga kependidikan (tendik) menulis berita. Untuk menunjang transparansi dan penyebaran informasi kegiatan perguruan tinggi kepada masyarakat.
"Pelatihan jurnalistik dilakukan untuk optimalisasi penyebaran informasi kegiatan UIN Datokarama Palu kepada masyarakat," kata Ketua Panitia Pelatihan Fathiyah di Palu, Minggu 19 Desember 2021.
Pelatihan jurnalistik, kata Fatiyah, lebih difokuskan pada teknik peliputan dan penyusunan/penulisan naskah berita yang diikuti oleh 40 peserta terdiri dari tenaga kependidikan UIN Datokarama, Universitas Muhammadiyah, Universitas Tadulako serta Universitas Alkhairaat. Panitia juga melibatkan mahasiswa UIN Datokarama sebagai peserta kegiatan pelatihan tersebut.
"Pelatihan ini merupakan pelatihan perdana atau latihan dasar, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan pelatihan lanjutan. Tujuannya agar peserta benar-benar dapat membuat berita," ujar Fathiyah.
Panitia melibatkan Tenaga Ahli Dewan Pers untuk wilayah Provinsi Sulteng, Ruslan Sangadji, serta Pemimpin Redaksi Harian Umum Mercusuar, Tasman Banto, untuk melatih peserta pada kegiatan tersebut.
Pelatihan dasar jurnalistik yang berlangsung sejak tanggal 18 - 19 Desember 2021 dengan menghadirkan dua narasumber tersebut, ditargetkan peserta dapat membuat judul dan paragraf pertama berita.
"Sesuai dengan kaidah jurnalistik khususnya tentang penulisan berita, informasi terpenting dari berita terdapat pada judul dan paragraf pertama. Karena, kami menargetkan dari pelatihan dasar ini peserta dapat membuat judul dan teras/paragraf pertama berita," ujar Fathiyah.
Selain teknik penulisan berita, Fathiyah mengatakan, pelatihan itu juga dirangkaikan dengan tata kelola administrasi dan keprotokoleran. panitia menghadirkan Kepala Bagian Keprotokoleran Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sigi, Ariyanto, sebagai narasumber materi dan praktik tentang keprotokoleran.
Berkaitan dengan itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Datokarama, Mohamad Idhan mengemukakan bahwa pelatihan tersebut, menjadi satu prioritas lembaga untuk menunjang tri dharma perguruan tinggi meliputi pendidikan, pengabdian masyarakat dan penelitian.
Baca Juga: Warga Miskin Kota Palu Dapat Bantuan Modal Usaha Rp4 Miliar
"Optimalisasi penerapan tri dharma perguruan tinggi harus didukung dengan ketersediaan kemampuan dan keterampilan tenaga kependidikan. Karena itu, pelatihan ini sangat penting," sebut Idhan.
Idhan berharap pelatihan tersebut dapat menunjang keterampilan tendik, sehingga semua kegiatan akademik di setiap fakultas dan unit di lingkungan UIN Datokarama dapat terpublikasi dalam bentuk berita.
"Website UIN Datokarama harus menjadi sumber utama penyebaran informasi dan transparansi, karena itu perlu didukung dengan ketersediaan tenaga yang terampilan dalam mengelola informasi berbasis digital, maka pelatihan ini menjadi satu solusi membangun keterampilan Tendik," sebut Idhan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa
-
Misteri Dana Rp5 Miliar Penggusuran Lahan Laoli, DPRD Luwu Timur Tak Merasa Menganggarkan
-
Warga Semangat Dukung Program Pilah Sampah, Tempat Sampah Depan Rumah Malah Dicuri