SuaraSulsel.id - Tiga pucuk senjata api genggam milik anggota kepolisian ditarik. Dalam rangka penegakkan disiplin oleh Petugas Profesi dan Pengamanan Polresta Jayapura.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, penarikan senjata oleh Propam Polresta Jayapura Kota dilakukan. Usai pelaksanaan pemeriksaan Surat Izin Memegang Senjata Api (Simsa), kelengkapan dan kelayakan senpi yang dipinjam pakaikan dari kedinasan kepada personil.
Kasi Propam Polresta Jayapura Kota, Ipda Arman menegaskan, senpi yang ditarik dan diamankan kembali ke gudang. Karena masa berlaku Surat Izin Memegang Senjata Api (Simsa) habis.
“Izin sudah habis, maka kami tarik untuk diamankan,” kata Arman.
Arman menyebut, pemeriksaan dilakukan guna menegakkan kedisiplinan personel dalam memegang senjata api.
Pemeriksaan ini juga untuk menghindari penyalahgunaan senjata api oleh anggota kepolisian.
“17 personel yang diperiksa, karena memegang senjata api. Namun tiga diantaranya masa Simsa sudah kedaluwarsa. Untuk itu kami amankan ke gudang logistik sambil menunggu pembaharuan kartu Simsa personil tersebut,” terangnya.
Arman menambahkan, pemeriksaan senpi rutin akan terus dilakukan di Polresta maupun Polsek jajaran. Tujuannya, kata Arman, sebagai fungsi pengawasan terhadap personel. Baik sebelum maupun usai melaksanakan tugas di lapangan.
Baca Juga: Oknum Polisi Terlibat Sindikat Perdagangan Emas Ilegal, Brika M Bertugas Pengawalan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Ternyata Ini Alasan Gubernur Sulsel Tiadakan 'Open House' Lebaran 2026
-
Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
-
Appi, IAS, dan DP Salat Id di Lapangan Karebosi
-
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid Jadi Khatib Salat Id di Masjid Raya Baitul Khairaat
-
7 Napi di Sultra Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Khusus