SuaraSulsel.id - Polresta Konawe Selatan tengah melakukan penyelidikan guna mengungkap kasus tewasnya bocah SD asal Kecamatan Tinanggea, LA (6 tahun).
Bocah perempuan ditemukan telah jadi mayat, terapung di ujung dermaga di Desa Bungin Permai, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, Jumat (10/12/2021).
Kapolresta Konsel AKBP Erwin Pratomo memohon dukungan seluruh pihak agar pihaknya bisa segera menangkap pelaku dan kasus ini bisa terungkap.
Untuk perkembangan kasus itu sendiri, Kapolres Konsel menyebutkan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti.
Berupa pakaian dari korban yaitu satu buah baju lengan pendek berwarna merah muda, satu buah celana panjang berwarna hitam dan satu buah celana dalam berwarna merah.
Ditemukan pula sebuah handphone merek Vivo berwarna hitam biru.
“Telah dilakukan autopsi juga terhadap korban. Namun untuk hasil autopsi akan kita sampaikan nanti,“ tuturnya.
Mengutip Telisik.id -- jaringan Suara.com, untuk saksi-saksi yang sudah diperiksa sebanyak 12 orang. Dijadwalkan Senin hari ini empat orang saksi dan Selasa besok pemeriksaan terhadap empat orang saksi.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti terkait dulu. Proses lidik dan sidik masih berlangsung. Saya memohon dukungan seluruh pihak agar kami bisa segera menangkap pelakunya dan kasus ini bisa terungkap," ujar Erwin Pratomo.
Baca Juga: Tewas Tanpa Busana, Pembunuh Tunawicara di Kemayoran Sembunyi di Apartemen Bandung
Diberitakan sebelumnya, LA meninggalkan rumah pada Kamis (9/12/2021) sejak pukul 20.00 Wita. Bocah ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah jembatan dermaga Desa Bungin Permai.
LA diduga tewas karena penganiayaan karena ditemukan luka terbuka pada dahi, lengan tangan kiri dan kanan mengalami luka-luka terkelupas, bola mata kiri sudah tidak ada, bibir mengalami pembengkakan dan terkelupas.
Atas dasar ini, orang tua dan keluarga korban meminta kepada pihak Polresta Konsel untuk dilakukan proses autopsi agar nantinya kematian bocah anak ketiga dari empat bersaudara ini dapat terungkap secara jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Masuk Kategori Cukup Bebas, Sulsel Jadi Sorotan dalam Rakor Kemerdekaan Pers di Makassar
-
Tanpa Antre di Saudi! Jemaah Haji Embarkasi Makassar Kini Bisa Langsung ke Hotel
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Proyek PSEL Makassar Rp3 Triliun Terancam Gagal, Investor Ancam Bawa ke Arbitrase Internasional