SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar menurunkan Inspektorat untuk memeriksa Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Kota Makassar di Jalan Hati Mulia, Senin 13 Desember 2021.
Menurut Anggota Dewan Direksi Nikolaus Beni, mengaku bersyukur atas kegiatan itu. Sebelumnya ia juga berencana mengundang, namun pemerintah Kota Makassar sudah bertindak cepat. Menurunkan Inspektorat agar bisa diaudit.
"Kita mendukung dan support. Mengucapkan terima kasih ke Pak Wali Kota sigap menghadirkan Inspektorat. Untuk memeriksa kondisi keuangan. Pasca terjadinya pergantian direksi lama," jelasnya.
Kehadiran Inspektorat memeriksa berkas dari tahun 2021 sebelum direksi baru masuk. Sehingga kehadiran mereka berdasarkan laporan.
"Jadi kami direksi baru yang ditugaskan leluasa bekerja jika pemeriksaan selesai dilakukan. Apa yang menjadi temuan Inspektorat itu menjadi tanggung jawab direksi sebelumnya," tegas Nikolaus.
"Ini pemeriksaan baru hari pertama dilakukan. Diketahui diperiksa bagian keuangan dan bagian umum soal aset Perumda Parkir Makassar. Pasti semua aset, kemudian dilaporkan Inspektorat. Kehadiran kendaraan harus produktif membantu perusahaan," tambahnya.
Dewan Pengawas Apriadi mengatakan pemeriksaan itu sangat luar biasa. Dilakukan Inspektorat atas perintah Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
"Itu berarti meringankan pekerjaan Dewan Pengawas. Insyaallah Perumda Parkir Makassar Raya akan bagus kedepannya," ungkapnya.
Baca Juga: Tari Janger-Kecak, Tari Khas Bali yang Tersohor Sampai ke Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kasus Kekerasan Mahasiswi Kaltara di Makassar, Gubernur: Tangkap Pelaku, Jangan Pojokkan Korban!
-
Gunung Awu Sangihe Menggeliat, Gempa Vulkanik Dangkal Meningkat
-
Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot
-
Skandal Hukum Baznas Enrekang: Kejari Ngotot Banding di Tengah Isu Pemerasan Rp2 Miliar
-
20 Tahun Duduki Fasum, 16 Lapak PKL di Samping Tol Dibongkar