Ia mengaku baru kali ini berani menceritakan kisahnya ke media. Walau ia sebenarnya malu dan takut jadi korban perundungan orang-orang di sekitarnya.
Namun, berita soal anak yang diperkosa oleh kakek, paman, dan saudaranya di media membuat Saya kembali trauma. Saya kemudian menghubungi SuaraSulsel.id untuk berbagi kisah.
Ia mengatakan, setiap kali membaca berita seperti itu. Timbul niat untuk melaporkan saudaranya ke polisi. Namun kembali lagi, ia tak punya bukti kuat apalagi kejadiannya puluhan tahun yang lalu.
"Itu beban bagi saya, saya tidak punya bukti. Sementara untuk melapor ke polisi setidaknya ada dua bukti agar laporan bisa naik (tahap)," keluhnya.
Baca Juga: Jalan Terjal Mengungkap 'Kuasa' Predator Seks di Lingkungan Kampus
Saya berharap kejadian yang dialaminya bisa jadi pembelajaran bagi orang tua ke depannya. Punya anak perempuan harus diawasi aktivitasnya. Walaupun dengan saudara laki-lakinya.
Menurutnya, orang tua harus mengedukasi ke anak soal pendidikan seks. Tapi bukan mengajarkan cara berhubungan intim. Karena sang anak harus paham soal organ reproduksi, mana bagian tubuh yang boleh dan tidak boleh dipegang oleh orang lain.
"Kemudian ajarkan ke anak kalau ada yang pegang atau sentuh ini, ini bilang (lapor). Jangan seperti saya yang takut. Sehingga diam karena itu akan sangat membekas. Sampai tua pun saya rasa tidak hilang," ungkapnya.
Saya juga kini mengurungkan niatnya untuk menikah. Ia mengaku malu jika kelak suaminya tahu, iparnya pernah memperkosa istrinya.
"Saya sebenarnya malu cerita ini. Tidak ada pembenaran atas yang sudah terjadi tapi saya pun korban. Saya tidak tahu harus cerita ke siapa. Sampai saat ini baru tiga orang yang tahu, mama, psikolog dan mbak," kata perempuan yang kini berprofesi sebagai pegawai bank.
Baca Juga: Marak Kasus Kekerasan Seksual, Dorongan Pengesahan RUU TPKS Terus Menggema
Berita soal kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak paling banyak disuguhkan oleh media akhir-akhir ini. Terbaru, seorang anak di Kabupaten Gowa diperkosa ayah kandungnya sendiri.
Berita Terkait
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Update Kasus Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada: Komnas HAM Ungkap Temuan Baru, Apa Itu?
-
Kasus ABG Digilir di Asrama Polisi, Komisi VIII DPR: Di Mana Lagi Anak-anak Merasa Aman?
-
UU TPKS: Jalan Terjal Beban Pembuktian dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual
-
Aksi Bejat Eks Kapolres Ngada, Lakukan Kekerasan Seksual Anak Hingga Sebar Video ke Forum Pedofilia
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka
-
Bawaslu Coret Calon Wakil Wali Kota Palopo di Pilkada! Kasus Napi Tersembunyi Terbongkar?