SuaraSulsel.id - PT PLN UIW Sulselrabar terus menggencarkan electrifiying lifestyle lewat sosialisasi kompor induksi kepada Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu 12 Desember 2021.
Sosialisasi ini digelar pada kegiatan yang digelar Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Selatan dengan tema Bimbingan Teknis Konservasi Energi sejak 8-12 Desember dan dihadiri 60 Perwakilan Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan.
Manager Customer Experience PLN Unit Induk Wilayah Sulselbar Hardi mengatakan selain mendukung Program Pemerintah, kompor induksi dapat mendorong gaya hidup serba listrik atau "Electrifying Lifestyle" untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat.
"Salah satunya dengan mendorong penggunaan kompor induksi, untuk kebutuhan rumah tangga sehari-harinya," katanya.
Hardi menambahkan penggunaan kompor induksi di dapur rumah tangga, nantinya akan aman, mudah, dan efisien.
"Kompor induksi memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan kompor konvensional," ujarnya.
Kompor ini relatif aman apabila disentuh, karena kompor induksi bekerja ketika alat masak diletakkan di atas kompor, lalu arus listrik bolak-balik dilewatkan dari dalam badan kompor melalui gulungan kawat.
Panas yang dihasilkan langsung dialirkan ke alat masak, sehingga ketika bersentuhan dengan anggota tubuh, tidak terasa panas.
Keuntungan lainnya, kompor listrik mudah dibersihkan. Dari sisi waktu memasak juga lebih hemat karena kompor induksi memungkinkan penyebaran panas yang lebih merata ketimbang kompor gas.
Baca Juga: Mayoritas Subsidi Elpiji Tak Tepat Sasaran, Masyarakat Kelas Atas Ikut Menikmati
Hal ini memungkinkan aktivitas memasak lebih cepat, sehingga hemat waktu.
"Waktu masak yang lebih cepat akan membuat kompor induksi lebih hemat penggunaan energi daripada gas," ujarnya.
Dari sisi penggunaan, kompor induksi juga lebih murah dibandingkan dengan kompor LPG. Hasil uji coba menunjukan, untuk memasak 1 liter air menggunakan kompor induksi 1.200 watt hanya memerlukan biaya sebesar Rp158, sementara dengan kompor elpiji tabung 12 kilogram sekitar Rp176.
Sehingga dengan pola memasak rata-rata masyarakat di Indonesia menggunakan gas LPG 11,4 kg per bulan, terjadi penghematan Rp28.500 dari biaya memasak setiap bulan.
“Besar harap kami, ibu-ibu PKK di Provinsi Sulawesi Selatan, baik kota dan kabupaten dapat mengajak masyarakat untuk menggunakan kompor induksi, dikarenakan sangat aman dan mudah digunakan saat memasak," ujar Bendahara TP PKK Sulawesi Selatan Andi Rahmania Malik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Balita Tewas Ditabrak Mobil Perwira Polisi di Bone
-
Pusat Tes TOEFL dan Bahasa Asing Hadir di Makassar, Jangkau Sulawesi hingga Papua
-
Jalan Hertasning Nyaris Rampung! Ini Update Terbaru Proyek Jalan Rp2,5 Triliun di Sulsel
-
Darurat Sampah Makassar, Wali Kota Appi Pastikan Proyek PSEL Tetap Jalan Meski Ada Penolakan
-
Apa Itu Arbitrase Internasional? Ancaman Investor China di Proyek PSEL Makassar