SuaraSulsel.id - PT. Industri Kreatif Indonesia melaksanakan Webinar Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan topik “Peran & Tantangan Praktisi K3 di Perusahaan dan Prospek K3 di Indonesia”.
Webinar berlangsung secara virtual via Zoom Meeting pada Sabtu (11/12/2021).
Kegiatan dimulai dengan sambutan pembuka dari Plt. Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan, Tautoto Tana Ranggina Sarangallo. Dalam sambutannya disampaikan apresiasi dan harapan untuk pelaksana kegiatan.
“Kami dari jajaran pemerintah menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan ini, semoga dapat membangun kesadaran masyarakat dan praktisi secara khusus tentang pentingnya penerapan K3 baik pada industri maupun intitusi lainnya seperti sekolah, rumah sakit, dan kantor,” ungkap Tautoto.
Dilanjutkan dengan sambutan sekaligus membuka kegiatan dari Anggota DPR RI Komisi IX Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Ashabul Kahfi.
“Peran praktisi K3 dalam dunia kerja sangatlah penting untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para pekerja. Indonesia menjadi salah satu negara yang membutuhkan banyak praktisi K3 dalam dunia kerja karena pembangunan berbagai industri dan perusahaan yang semakin meningkat,” kata Ashabul Kahfi.
Setelah kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari dua narasumber ahli di bidangnya yaitu Hendrawan Silondae, HSSE PT. Pertamina Hulu Mahakam dan Harry Ghautama, OHS Manager PT. Solusi Bangun Indonesia, Tbk.
Dua narasumber menyampaikan materi tentang bagaimana peran dan apa saja tantangan praktisi K3 di dunia kerja. Serta pengalaman bekerja di berbagai perusahaan baik di dalam maupun di luar negeri.
Webinar yang dihadiri ratusan peserta ini berlangsung sangat interaktif. Dengan adanya sesi diskusi secara langsung antara peserta dan narasumber.
Baca Juga: Menaker: Kolaborasi Pengawas Ketenagakerjaan se-ASEAN Mampu Hapus Kekerasan dan Pelecehan
Para peserta juga turut mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Inductive sebagai platform edukasi K3 ini dan berharap kegiatan Inductive seperti ini diadakan secara rutin dengan topik K3 lainnya.
Akhirnya, semoga dengan kegiatan ini dapat membuat calon praktisi K3 memahami dengan baik peran dan tantangan yang akan dihadapi di dunia kerja, serta menjadi referensi informasi untuk mendapatkan lapangan kerja di berbagai bidang yang membutuhkan praktisi K3.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kronologi Mega Mall Manado Terbakar, Tewaskan 1 Orang yang Terjebak
-
Tampang Pelaku Lowongan Kerja Palsu, Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar
-
Pelajar di Luwu Tewas Mengenaskan usai Bercanda Ingin Nikahi Ibu Teman
-
Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ternyata Mau Cari Korban Baru di Surabaya
-
Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa di Perantauan Saling Jaga Usai Kasus Kekerasan Seksual di Makassar