SuaraSulsel.id - Universitas Hasanuddin dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menghadirkan Platform UnhasPay yang dirangkaikan dalam acara peluncuran bertema “UnhasPay Campus Financial Ecosystem”.
Kegiatan berlangsung secara luring terbatas. Dengan penerapan protokol Covid-19 di Gedung BRI Micro Finance, Kampus Unhas Tamalanrea, Jumat 10 Desember 2021.
Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terwujudnya kerja sama Unhas dan Bank BRI. Untuk menghadirkan platform UnhasPay.
Dwia menuturkan UnhasPay merupakan platform digital payment pertama di perguruan tinggi di Indonesia. Melalui pengembangan digitalisasi ini diharapkan berdampak positif terhadap perubahan sosial di kalangan sivitas akademika Unhas.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merancang hingga merealisasikan model pembayaran Unhas yang berbasis digital ini. Diharapkan UnhasPay dapat pula berdampak terhadap perekonomian masyarakat, dengan memberikan kemudahan, kecerdasan, dan keterampilan melalui fitur Marketplace bagi UMKM sebagai fasilitas pendampingan yang kami berikan,” jelas Dwia.
Dwia menuturkan kerja sama yang dilakukan bersama Bank BRI adalah suatu hal yang saling menguntungkan banyak pihak. Yang paling utama adalah keuntungan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi dalam bidang startup.
UnhasPay hadir dengan semangat humaniversity dalam memberikan kemudahan bagi sivitas akademika untuk bertransaksi.
Pada kesempatan yang sama, Regional CEO BRI Makassar, Moh. Fikri Satriawan mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unhas beserta para jajaran pimpinan atas kepercayaannya kepada Bank BRI. Sebagai penyedia berbagai layanan perbankan. Guna mendukung kegiatan operasional maupun transaksi finansial bagi sivitas akademika Unhas.
“Sebagai bank BUMN, Bank BRI berperan untuk menjalankan tugas dan fungsi pokoknya dalam memberikan jasa perbankan untuk institusi, utamanya bagi sivitas akademika Unhas. Hadirnya UnhasPay diharapkan dapat tercipta ekosistem digital menuju Cashless Society,” jelas Moh. FIkri.
Baca Juga: Sempat Tertinggal, Persipura Bangkit dan Hajar PSIS Semarang di Stadion Manahan
Moh. Nurdin Subandi selaku Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 6 Sulampuamengatakan, dalam perkembangan digitalisasi saat ini terus berkembang dengan sangat pesat, utamanya dalam pengembangan penggunaan internet banking. Sebagai upaya pemanfaatan digitalisasi.
Dengan demikian, OJK sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas hadirnya layanan aplikasi UnhasPay. Sebagai inovasi terkini yang diberikan terhadap pengembangan digitalisasi di Indonesia. Khususnya dalam bidang perbankan.
"OJK telah menyiapkan master plan digitalisasi untuk mendukung percepatan peningkatan kualitas layanan digital perbankan guna mendukung pertumbuhan ekonomi. OJK sangat mendukung adanya literasi keuangan sejak dini, sehingga UnhasPay yang dihadirkan ini sangat sejalan dengan upaya stabilitas kemajuan ekonomi masyarakat," jelas Moh. Nurdin.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peluncuran secara simbolis dan mengajak para sivitas akademika untuk mengunduh bersama aplikasi UnhasPay.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Kolaka Wajibkan ASN Bersepeda Tiap Hari Kamis
-
DPO 3 Tahun, Mantan Camat Tersangka Kekerasan Seksual Diserahkan ke Jaksa
-
Survei APJII Segini Jumlah Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026
-
Pernah Gugat KFC Rp4 Miliar, Kini Om Botak Dicari Polisi Kasus Ambulans Desa
-
Tak Perlu ke Pengadilan, Warga Makassar Kini Bisa Sidang di Kantor Dukcapil