SuaraSulsel.id - Kota Palopo, Sulawesi Selatan sempat tergenang akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Minggu (18/11/2021). Lalu lintas di sejumlah ruas jalan pun terhambat akibat kepadatan kendaraan.
Kapolres Palopo AKBP M Yusuf Usman pun langung mengarahkan personel lalu lintas untuk melakukan pengalihan arus guna menghindari kepadatan kendaraan. Upaya ini dilakukan agar tak terjadi penumpukan kendaraan yang besar.
“Sempat air tergenang di beberapa ruas jalan, sehingga mengakibatkan penunpukan kendaraan. Kami ploting anggota untuk mengarahkan kendaraan dan mengatur lalulintas agar bisa lancar,” ujarnya, Senin (29/11/2021) pagi.
Arus lalu lintas pun akhirnya bisa kembali normal dan tak ada lagi penumpukan kendaraan di ruas jalan yang tergenang. “Alhamdulillah secara keseluruhan air sudah surut dan arus lalulintas kembali normal,” terangnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengantisipasi segala kemungkinan di musim penghujan ini.
“Tetap waspada saat keluar rumah, soalnya musim penghujan dan angin kencang bisa terjadi di mana-mana,” tambah kapolres.
Berita Terkait
-
Curhat Komunitas DAS Balantieng, Hulu Menyoal Kompensasi, Hilir Tuntut Ketegasan Polisi
-
Titik Terang Krisis Balantieng, RPDAS Dorong Aksi Pelestarian Demi Penyelamatan Sungai
-
Bahaya Mengintai di Sungai Balantieng dari Banjir hingga Tambang, Apa Dampaknya?
-
Hasil Rapat Evaluasi Merekomendasikan Perpanjangan Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut
-
Ngeri! Curah Hujan Jakarta Diprediksi Bakal Tembus 300 mm, Pramono: 200 Saja Pasti Sudah Banjir
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Tangis Bupati Gowa Pecah Lihat Kondisi Warga Miskin Ekstrem
-
Kampung Nelayan di Sulsel Ekspor Perdana Ikan Segar ke Arab Saudi
-
Waspada! Begini Rentetan Modus Jaksa Gadungan di Sulsel
-
CEK FAKTA: Benarkah Air Sinkhole di Limapuluh Kota Menyembuhkan Penyakit?
-
Begini Perkembangan Terbaru Penanganan Kasus di Morowali oleh Polda Sulteng