SuaraSulsel.id - Ada banyak genre film yang menegangkan dan cocok bagi penggemar film yang mendebarkan seperti perang. Bagi kamu yang menyukai genre tersebut, yuk simak daftar film perang terbaik yang harus ada di list tontonan kamu.
Selain belajar tentang sejarah, film perang merupakan sebuah pesan bahwa perang adalah hal yang tidak dapat menyelesaikan konflik dalam berbagai pihak.
Justru perang adalah peristiwa besar yang banyak orang gugur saat pertempuran, darah dimana-mana dan traumatis. Banyak kejadian dalam perang yang didokumentasikan kembali melalui proses filming.
Berikut adalah film perang terbaik yang dapat menemani dalam mengisi waktu:
1. Schindler’s List
Film yang mengambil latar Perang Dunia 2 yang menceritakan seorang anggota Nazi yang sekaligus seorang pengusaha yang bernama Oskar Schindler. Ia ingin membuka sebuah pabrik namun ia kekurangan tenaga pekerja. Karena kebijakan politik saat itu, orang yahudi dapat dipekerjakan di pabriknya, Oskar Schindler merekrut pekerja yahudi untuk menolong mereka dari holocaust.
2. Saving Private Ryan
Film karya Steven Spielberg yang menceritakan tentang penyelamat seseorang yang bernama Ryan dari medan peperangan. Latar menggambarkan D-Day saat perang dunia 2 akan berakhir. Film ini memiliki banyak nominasi di sebelas Oscar dan menang di lima kateogori.
3. Dunkirk
Baca Juga: 1917: Film Perang Dunia I Penuh Aksi Heroik, Cocok untuk Hari Pahlawan!
Film yang disutradarai oleh Christoper Nolan ini menceritakan proses evakuasi 300.000 prajurit Sekutu (Bitania dan Prancis) yang sudah terdesak di Pantai Dunkerque (Dunkirk) setelah Prancis jatuh ke tangan Nazi Jerman.
4. Pearl Harbour
Film ini menceritakan kisah serangan Jepang ke pangkalan militer Amerika Serikat di Pearl Harbour, Hawaii yang memicu terjadinya Perang Dunia 2.
5. The Pianist
Film perang ini didasarkan buku otobiografi, Death of a City, yang dibuat oleh seorang pianis dan komposer Polandia-Yahudi, Wladyslaw Szpilman, yang sempat dilarang terbit oleh Komunis Polandia.
Film drama sejarah ini bagaikan sebuah proyek pribadi Roman Polanski, mengingat dirinya dibesarkan di Polandia selama pendudukan Nazi dan melihat sebagian besar keluarganya dideportasi ke kamp kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sinergi Pengusaha dan Pengelola Dapur, APPMBGI Sulsel Siap Dukung Program Nasional
-
Komitmen Digital BRI Berbuah Sertifikasi ISO/IEC 25000, Jamin Sistem Lebih Andal
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Amran Sulaiman Curhat Masa Kuliah hingga Donasi Rp300 Juta untuk SAR Unhas
-
Pemprov Sulsel: Pengadaan Kendaraan Dinas Berbasis Efisiensi Aset