Olehnya itu, dirinya berharap perlu ada sinkronisasi, sehingga selain meningkatkan cakupan vaksinasi, juga data bisa diperbaiki. Adnan menyarankan agar Pemerintah Provinsi Sulsel bisa melakukan pertemuan dengan seluruh Dinas Kesehatan yang ada di kabupaten/kota untuk melakukan sinnkronisasi data cakupan vaksinasi.
"Kami menyarankan agar melakukan rapat dengan seluruh kabupaten kota untuk melakukan sinkronisasi data ini. Kita update datanya baru dibawa ke kementerian untuk dicocokkan dengan kabupaten/kota, sambil kita juga menggenjot cakupan vaksinasi," tandasnya.
Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta agar persolan data ini bisa segera diselesaikan. Dirinya juga berharap seluruh kepala daerah di Sulsel untuk bersama-sama meningkatkan cakupan vaksinasi sesuai dengan arahan Presiden RI.
"Intinya bahwa saya menginginkan bahwa dalam satu atau sepuluh hari kedepan itu semua sudah cocok datanya," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
Terkini
-
Beli 25 Kg Tapi Cuma Dapat 23,5 Kg? Kecurangan Takaran Beras di Pasar Terbongkar
-
Siswi Berhijab Nyanyikan Lagu Rohani Kristen, Kepala Sekolah Beri Klarifikasi Mengejutkan
-
KY Minta Wewenang Pecat atau Hukum Hakim Nakal Langsung Tanpa Lewat MA
-
Penampakan Mencekam Bendungan Bili-bili, 180 Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
-
Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap