Olehnya itu, dirinya berharap perlu ada sinkronisasi, sehingga selain meningkatkan cakupan vaksinasi, juga data bisa diperbaiki. Adnan menyarankan agar Pemerintah Provinsi Sulsel bisa melakukan pertemuan dengan seluruh Dinas Kesehatan yang ada di kabupaten/kota untuk melakukan sinnkronisasi data cakupan vaksinasi.
"Kami menyarankan agar melakukan rapat dengan seluruh kabupaten kota untuk melakukan sinkronisasi data ini. Kita update datanya baru dibawa ke kementerian untuk dicocokkan dengan kabupaten/kota, sambil kita juga menggenjot cakupan vaksinasi," tandasnya.
Pelaksana Tugas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman meminta agar persolan data ini bisa segera diselesaikan. Dirinya juga berharap seluruh kepala daerah di Sulsel untuk bersama-sama meningkatkan cakupan vaksinasi sesuai dengan arahan Presiden RI.
"Intinya bahwa saya menginginkan bahwa dalam satu atau sepuluh hari kedepan itu semua sudah cocok datanya," harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung
-
Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
-
Mobil Wuling Hancur Total, 3 Orang Tewas di Trans Sulawesi
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan
-
Duh! Kiai Cabuli Santriwati dengan Modus Minta Pijat, Pendiri Ponpes Maros Ditangkap di Bontang