SuaraSulsel.id - Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani, kembali meraih penghargaan Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) yang kelima kali, setelah sebelumnya mendapatkan penghargaan 10, 20, 30 dan 45 tahun purnabakti.
Diketahui, PWRI merupakan organisasi kemasyarakatan tempat berhimpunnya para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Melalui momentum Musyawarah Nasional (Munas) XIV PWRI ini, pejabat terkait lainnya juga turut menerima penghargaan dari lembaga tersebut.
Abdul Hayat mengatakan, penghargaan yang diraihnya saat ini tidak terwujud begitu saja. Pasalnya, peran para senior terdahulu dalam memberikan motivasi dan support untuk terus berkarya serta mengabdikan diri kepada negara tercinta membuahkan hasil bagi dirinya.
"Penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi junior yang sedang menjalankan tugas negara agar bisa bekerja seperti para senior. Dengan semangat dan motivasi, kita bisa mengikuti jejak-jejak serta pengalaman yang ditinggalkan para pendahulu," kata Abdul Hayat usai menerima penghargaan tersebut, di Gedung C Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kamis 21 Oktober 2021.
Bagi Abdul Hayat, pengabdian terhadap negara tentunya menjadi cita-cita bagi seluruh abdi negara tanpa terkecuali. Pengabdian, katanya, semata-mata untuk kepentingan masyarakat umum dan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Sampai sekarang dan sampai kapan pun kita tidak bisa membiarkan begitu saja, kita harus mengisi dari hari ke hari, dari bulan ke bulan, pengabdian kita kepada negara, kepada masyarakat dan bangsa ini, agar lebih meningkatkan kualitas dalam pengabdian kepada negara," harapnya.
Dirinya sangat mengapresiasi kegiatan PWRI ini. Pasalnya, bisa menjadi wadah untuk bersilaturahmi dengan seluruh elemen purnabakti di semua daerah, bahkan lintas kementerian.
"Kedatangan saya tentu sangat mengapresiasi acara PWRI yang terdapat para senior-senior yang purnabakti di hampir semua kementerian," tutupnya.
Baca Juga: Polda Sulsel Gelar Lomba Mural Piala Kapolri 2021
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap