SuaraSulsel.id - Kasus pemerkosaan di Padang Sappa, Kabupaten Luwu kembali terjadi. Namun kali ini dilakukan oleh anak menantu. Korbannya adalah ibu mertua sendiri. Ibu dari istri pelaku.
Korban sudah berusia 72 tahun melaporkan hal ini ke Polda Sulsel. Ia melaporkan menantunya AA (45 tahun). Atas tindakan pemerkosaan.
Hal ini juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sulsel E Zulpan. Kata Zulpan, laporannya diterima kemarin, Senin 18 Oktober 2021.
"Ya, betul. Ada laporannya," ujar Zulpan, Selasa, 19 Oktober 2021.
Ia mengatakan kasus ini telah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Sulsel. Selanjutnya terduga korban dibawa untuk menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.
Korban mengaku sudah dua kali dicabuli oleh anak menantunya. Kejadian pertama kali terjadi pada tahun 2020.
Saat itu korban sedang sakit. Area kaki dan pahanya gatal.
Pelaku kemudian menawarkan diri untuk mengolesi minyak. Namun, ia malah melakukan hal yang tak senonoh.
Tangannya menjurus ke tubuh sensitif korban. Korban yang sadar kemudian bangun dan kabur. Berusaha menyelamatkan diri.
Baca Juga: Geger! Suami Perkosa Ibu Mertua di Kabupaten Luwu, Korban Akhirnya Berani Melapor
Kemudian pada bulan September 2021, Pelaku AA mengulangi perbuatannya. Korban menjelaskan AA memeluknya dari belakang dan melucuti celananya.
Beruntung di rumah saat itu ada cucunya. Sehingga korban mengaku bisa melarikan diri.
"Saya melapor karena saya sudah tidak tahan dengan perilakunya," ujar korban.
Ia melaporkan kasus ini ditemani putrinya. Laporan dilakukan di Polda Sulsel, Kota Makassar. Jauh dari Kabupaten Luwu. Karena takut diancam oleh menantunya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri
-
5 Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Tutup Total Tambang Emas Ilegal di Pohuwato
-
TNI AL Kibarkan Bendera Merah Putih di Perairan Teluk Palu
-
Unhas Kirim Tim Medis dan Mahasiswa KKN Tanggap Bencana ke NTT
-
Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?