SuaraSulsel.id - Cara mengecilkan pori-pori wajah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Pori-pori besar memang kerap terlihat kurang sedap dipandang.
Tapi kamu tak perlu khawatie lagi, karena ada beberapa cara mengecilkan pori-pori wajah termasuk dengan cara menjaga kulit tetap kenyal dan mencegah pori-pori tersumbat.
Simak cara mengecilkan pori pori wajah paling ampuh, seperti dilansir Suara Sulsel dari Medical News Today berikut ini.
1. Memilih produk berbahan dasar air
Produk pelembap mengandung berbagai bahan aktif, termasuk minyak. The American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan produk bebas minyak, termasuk makeup berbasis air.
Produk berbasis minyak mengandung beberapa jenis minyak, termasuk petrolatum dan minyak kelapa. Kendati efektif melembapkan kulit, kandungan itu mungkin tidak cocok untuk pemilik kulit berminyak dan pori-pori besar.
2. Rutin cuci muka pagi dan malam
Ini adalah aturan perawatan kulit dasar. Dermatologis merekomendasikan langkah berikut saat mencuci wajah:
- Mencuci muka dua kali sehari, bisa lebih saat banyak berkeringat atau berolahraga.
- Menggunakan air hangat dan mengoleskan pembersih dengan jari bersih dengan gerakan lembut.
- Memilih pembersih lembut nonabrasif dan tidak mengandung alkohol.
- Menghindari menggosok kulit.
- Tepuk pelan permukaan wajah hingga kering dengan handuk bersih.
Rutin mencuci wajah pada pagi dan sore hari akan membantu membersihkan minyak dan kotoran dari dalam pori-pori. Ini sebagai cara mengecilkan pori-pori wajah menjadi kurang terlihat.
3. Pilih pembersih berbasis gel
Skincare ini cocok untuk kulit berminyak yang ingin mengecilkan pori-pori. Sebaiknya hindari produk berbahan dasar minyak atau alkohol karena malah akan mengiritasi kulit.
Baca Juga: Ashanty Launching Produk Skincare, Simak 3 Faktanya
Pembersih oil based perlu dihindari karena bisa meninggalkan residu di pori-pori dan meningkatkan sifat berminyak. Sebaliknya, Pembersih berbasis gel membantu membersihkan minyak dari pori-pori.
4. Lakukan eksfoliasi
Pemilik kulit berminyak harus melakukan eksfoliasi sekali atau dua kali seminggu untuk menghilangkan materi yang dapat menyumbat pori-pori, seperti: kotoran, sel kulit mati, minyak berlebih.
Produk eksfoliator yang cocok berisi asam beta hidroksi, asam salisilat, asam polihidroksi, asam laktobionat dan glukonolakton, yang membantu memperkuat fungsi penghalang dan pelindung kulit.
Meskipun begitu, pori-pori bisa terlihat lebih besar gara-gara eksfoliasi jika kulit menjadi terlalu kering. Untuk itu, jangan melakukan eksfoliasi lebih dari 2 kali seminggu.
5. Melembapkan wajah setiap hari
Pelembap bebas minyak dapat membantu mengurangi pembesaran pori. Pertama, harus mencuci dan menepuk-nepuk kulit hingga kering, lalu mengoleskan pelembab dengan lembut untuk membantu menghidrasi dan melembutkan kulit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Peringatan Keras Rektor Unhas Bagi 1.128 Pengawas UTBK: Sanksi Tanpa Toleransi
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia
-
Siaga! Enam Kecamatan di Kota Makassar Rawan Kekeringan Hingga Oktober 2026
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular