SuaraSulsel.id - Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka, Aipda Riswandi mengungkapkan, AK ditemukan tewas bersimbah darah di kebun jati. Tidak jauh dari rumah korban. Saat ditemukan, leher dan kepala korban terlihat bekas sayatan benda tajam.
Mengutip telisik.id -- jaringan Suara.com, AK warga Desa Sumber Rejeki, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka, tewas di tangan keponakanya sendiri, pada Kamis (7/10/2021).
Riswandi mengungkapkan kronologis kejadian. Sebelum ditemukan tewas, korban AK pada Rabu sore terlihat melintas menggunakan sepeda motor. Di sekitar jalan poros Desa Sumber Rejeki.
Di tengah perjalanan, korban dicegat oleh pelaku AH (25). Sehingga terjadi adu mulut antar keduanya dan terjadilah penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban.
“Saat terjadi penganiayaan tersebut, korban sempat melarikan diri ke kebun jati. Namun pelaku terus mengejar korban sambil memegang sebilah parang," ungkap Riswandi, Jumat (8/10/2021).
Riswandi menuturkan, pihaknya belum menangkap pelaku karena pelaku telah melarikan diri.
Kata Riswandi, pelaku merupakan keponakan korban. Berdasarkan keterangan warga, penganiayaan itu terjadi karena pelaku merasa malu.
“Menurut warga, korban telah melakukan hubungan terlarang dengan mengencani keponakannya sendiri. Anak dari saudara korban. Jadi pelaku merasa malu sampai membunuh korban,” tandasnya.
Sementara itu, Kapolsek Watubangga, Iptu Abd Haris menuturkan, terdapat pelaku lainnya dalam kasus pembunuhan tersebut, sehingga pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Mantan Bintang Porno Ditangkap karena Bunuh dan Buang Jenazah Putranya Sembarangan
“Untuk kasus ini kuat dugaan pelakunya lebih dari satu orang makanya untuk itu kami terus lakukan penyelidikan,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah
-
JATAM Gugat Gubernur, Kapolda, dan Bupati Parigi Moutong Terkait Tambang Emas
-
Antrean BBM Mengular di Kendari, Pertamina Tambah Pasokan Hingga 59 Persen
-
Gaji PPPK Aman! Mendagri Tito Pastikan Tak Ada Honorer Dirumahkan
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika