SuaraSulsel.id - Proses Pemilihan Rektor Unhas Periode 2022 – 2026 memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan. Sesuai jadwal yang disepakati Panitia Pemilihan Rektor (P2R), pemeriksaan kesehatan dijadwalkan antara tanggal 1 – 25 Oktober 2021.
Sesuai hasil koordinasi P2R dengan pihak Rumah Sakit Unhas sebagai pelaksana, maka proses pemeriksaan kesehatan dimulai pada tanggal 7 Oktober 2021.
Tahapan pemeriksaan kesehatan Bakal Calon Rektor Unhas akan terdiri atas pemeriksaan medis dan psikotes. Pemeriksaan kesehatan diawali dengan pengambilan sampel swab untuk tes PCR, yang berlangsung pada Kamis (7/10) pukul 08.00 sampai 09.00 WITA, bertempat di Rumah Sakit Unhas.
Turut hadir pada pengambilan sampel ini adalah Koordinator Pemeriksaan Kesehatan Panitia Pemilihan Rektor Unhas Prof Baharuddin Talib, Direktur Rumah Sakit Pendidikan Unhas Prof Syafri Kamsul Arif, Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSP Unhas dr. Habibah Muhiddin, serta para Bakal Calon Rektor Unhas periode 2022-2026.
Selanjutnya, pada Sabtu (9/10) mendatang, seluruh Bakal Calon Rektor Unhas akan mengikuti proses pemeriksaan kesehatan menyeluruh, dimulai pukul 07.30 hingga 12.00 WITA, bertempat di Rumah Sakit Unhas.
Direktur Rumah Sakit Unhas, Prof Syafri Kamsul Arif, menegaskan kesiapan pihaknya untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi para Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026. Pemeriksaan kesehatan ini akan mencakup pemeriksaan fisik dan penunjang.
“Rumah Sakit Unhas telah berpengalaman melakukan pemeriksaan kesehatan pada Pemilihan Rektor Tahun 2018 lalu. Jadi tidak ada masalah untuk kesiapan, baik dari sisi teknis, lokasi, maupun tenaga dokter spesialis yang akan melakukan pemeriksaan,” kata Syafri.
Sesuai koordinasi P2R dan pihak RS Unhas, pemeriksaan kesehatan Bakal Calon Rektor pada hari Sabtu (9/10) akan meliputi pemeriksaan fisik dan penunjang yaitu: interna, syaraf, mata, THT, Cardiologi (FKG, echo, treadmill test), Obgyn (khusus perempuan), Radiologi (USG Abonemen dan Foto Thoraks), Laboratorium PK (DR, Kimia Darah, HbsAg, Anti HCV), dan tes narkoba.
Pemeriksaan kesehatan fisik dan penunjang ini merupakan salah satu tahapan yang wajib diikuti oleh seluruh Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026.
Baca Juga: Mahasiswa Unhas Kenalkan Budaya Bira Lewat Festival
Hasil pemeriksaan kesehatan, bersama hasil psikotes, akan menjadi satu kesatuan untuk bahan pertimbangan dalam proses selanjutnya, baik di Senat Akademik maupun di Majelis Wali Amanat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Penampakan Mencekam Bendungan Bili-bili, 180 Ribu Pelanggan PDAM Terancam Krisis Air
-
Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap
-
Tancap Gas! Gubernur Sulsel Minta Tribun Selatan Stadion Sudiang Tetap Digeber
-
Sulsel Tempati Peringkat IV Penghargaan Pembangunan Daerah 2026 Bappenas
-
Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo