SuaraSulsel.id - Perumda Parkir Kota Makassar mengunjungi nenek yang berprofesi sebagai juru parkir, Asriani Daeng Caya. Setelah mendapatkan laporan yang bersangkutan menjadi korban penganiayaan.
Asriani memngalami tindakan kejahatan yang dilakukan oleh preman di Jalan Andalas beberapa hari lalu.
Juru parkir berumur 62 tahun tersebut babak belur. Akibat pukulan dan tendangan di dada. Saat ini Asriani menjalani perawatan di rumah.
Direktur Perumda Parkir Makassar, Irham Syah Gaffar sudah mengarahkan korban untuk visum dan melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
"Kasus penganiyaan ini kita akan laporkan pada kepolisian. Dilanjutkan, Daeng Caya bakal melakukan pemeriksaan kesehatan atau visum di rumah sakit. Hasilnya akan dibawa ke kantor polisi," kata Irham di hadapan keluarga korban penganiayaan.
Menurut Irham, kegiatan ini atas bentuk perhatian Perumda Parkir Makassar kepada para juru parkir yang tertimpa musibah dan tindakan kejahatan.
"Jadi kami bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) turun langsung melihat dan memberikan santunan untuk membeli obat, agar beliau cepat pulih," tegasnya.
Juru parkir Jalan Andalas, Asriani Daeng Caya mengungkapkan, penganiayaan terjadi satu minggu lalu. Tapi rasa luka akibat pukulannya masih terasa sekali.
"Sakit dada, Kepala sakit. Saya juga sudah ditendang pak," ucapnya.
Baca Juga: Inden Mobil Baru di Sulawesi Meningkat, Seiring Perpanjangan Diskon PPnBM
"Terima kasih atas kunjungan Pak Dirut yang datang mengunjungi saya," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Beredar Surat 'Bebas' Kasat Narkoba Toraja Utara, Propam Polda Sulsel Buka Suara
-
Perempuan di Makassar Bakar Diri atau Dibakar? Ini Jawaban Kapolsek Manggala
-
Tragedi di Makassar: Kekasih Diduga Siram Bensin, Perempuan Ini Kritis Akibat Luka Bakar
-
Wali Kota Khawatir Generasi Muda Mulai Malu Pakai Bahasa Makassar
-
Komnas HAM Desak Polri Stop Kultur Kekerasan di Asrama