SuaraSulsel.id - Ketua Koordinator Posko Satgas Covid-19 Sulawesi Selatan, Arman Bausat mengemukakan bahwa pemerintah pusat akan kembali mendistribusikan vaksin jenis Moderna sekitar 10.000 dosis pada tahap III.
"Untuk Moderna yang akan datang paling minimal ada 10.000 dosis, ini untuk lansia dan mereka yang punya komorbid," ujar dr Arman di Makassar, Kamis (9/9/2021).
Hanya saja, dr Arman menegaskan bahwa jenis vaksin Moderna belum bisa disiapkan untuk vaksinasi keliling atau mobile vaksinasi. Pemprov Sulsel hanya menyiapkan gerai khusus vaksinasi Moderna.
Seperti di RSKD Dadi Makassar, telah dibuka pelayanan vaksinasi Moderna setiap Selasa dan Kamis, sementara pada Senin, Rabu dan Jumat untuk khusus vaksinasi sinovac.
Arman menguraikan beberapa pihak yang berhak menerima vaksin jenis Moderna yakni masyarakat yang belum sama sekali divaksinasi.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga mendukung masyarakat kelompok lansia (lanjut usia) serta yang memiliki penyakit komorbid untuk memperoleh vaksin jenis Moderna.
"Jadi sementara untuk Moderna cuma untuk komorbid dan lansia. Ini perintah Plt. Gubernur sudah sejak tiga pekan lalu. Cuma kami baru mulai kemarin," ujar dia.
Meski demikian, dr Arman yang juga Direktur RSKD Dadi mengatakan gerai vaksinasi Moderna di rumah sakit yang ia pimpin harus diikuti minimal 13 orang sesuai dengan per vial vaksin.
"Jadi caranya harus berkumpul 13 orang dulu baru divaksinasi. Jadi kita kumpulkan dulu 13 baru kemudian ditelpon untuk vaksinasi," ujarnya.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Papua: Antara Hoaks, Trauma Tentara, dan Stok Habis
Sumber: ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
PERADI Profesional dan Unhas Siapkan PPA, Target Lahirkan Advokat Beretika
-
Perkuat Akses Hunian, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Sampah Organik 14 Pasar di Kota Makassar Jadi Pakan Ternak Sapi
-
Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank