SuaraSulsel.id - Ketua Tim Ahli Bidang Kesehatan Pemprov Sulsel Prof dr Budu mengatakan, kondisi bocah perempuan AP (6 tahun). Anak korban pesugihan orang tua di Kabupaten Gowa, terus membaik.
Prof Budu yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin mengaku, atas arahan Plt Gubernur Sulsel, dia telah melihat langsung kondisi bocah AP.
"Kemarin saya sudah datang dan melihat kondisi AP di RSUD Syekh Yusuf. Alhamdulillah kondisi matanya semakin membaik. Penglihatannya baik, bengkak sekitar mata sudah menurun," ujar Budu, Rabu 8 September 2021.
Ia mengaku akan terus memantau perkembangan kesehatan AP. Dalam hal memonitor perkembangan kesehatan AP ini, Prof Budu didampingi kolega seprofesinya, dokter spesialis mata di RSUD Syekh Yusuf Gowa, Dr Yusuf Bachmid dan Dr Yuyun Gobel.
Sementara pendampingan psikologisnya, Prof Budu didampingi dan dibantu oleh Dr Iwan Honest.
"Insya Allah tiap hari saya monitor," jelas Dokter Spesialis Mata dan Konsultan itu.
Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan perlu mengawal perkembangan AP. Untuk pemulihan kesehatan dan psikologis bagi AP.
"Perlu kerja sama bersama untuk membantu agar ananda AP bisa segera pulih dan kembali beraktivitas seperti anak seusianya dan tidak mengganggu psikis anak," ungkapnya.
Andi Sudirman Sulaiman, memberikan perhatian serius terhadap bocah perempuan berusia enam tahun yang menjadi korban dugaan penganiayaan orang tuanya di Kabupaten Gowa, berinisial AP.
Baca Juga: Geger Anak Diculik dan Ditukar dengan Tiga Karung Beras di Kota Makassar
Dimana sebelumnya, ia datang menjenguk bocah yang sementara dirawat di RSUD Syekh Yusuf.
Bahkan sang istri, Naoemi Octarina yang juga Plt Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, telah datang menjenguk dengan membawa sejumlah hadiah yang diberikan kepada AP untuk membantu mengobati rasa trauma yang diderita AP.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Tolite Jaya Gorontalo Utara
-
Lapas Narkotika Gowa Dirusak Massa, Dituding Sarang Narkoba
-
Internet di Sitaro dan Sangihe Bakal Mati Total, Ini Jadwal dan Penyebabnya
-
Sejarah! Saddil Ramdani Jadi Pemain Pertama dari Pulau Muna Juara Liga Indonesia
-
Intelijen Endus Gerakan Politik di Sulsel, Kapolda Perintahkan Siaga Penuh