SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan paket sembako bagi keluarga yang terdampak Covid-19.
Hal ini disampaikan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto saat berkunjung ke Gudang Bulog Makassar, di Jalan Urip Sumoharjo, Senin (23/8/2021).
Danny Pomanto mengatakan, pemerintah siap menyalurkan paket sembako bagi keluarga yang terdampak Covid-19. Untuk meringankan beban keluarga.
“Jadi bagi siapa saja warga Makassar yang positif covid-19 dan naik ke kapal Umsini atau isolasi apung terpadu, maka keluarganya di rumah akan diberikan paket sembako per 3 hari,” jelas Danny Pomanto.
Menurutnya, keluarga terdampak Covid-19 masuk dalam kategori penerima bantuan. Olehnya itu, Ia meminta kesadaran semua warga Makassar untuk jujur akan kondisi kesehatannya. Demi keselamatan keluarga juga orang banyak.
“Covid-19 itu bukan aib. Jadi mari saling terbuka demi keselamatan kita bersama. Jujur akan diri sendiri sehingga tau bagaimana penanganannya. Jangan sampai terlambat untuk bertindak. Itulah pentingnya saling mengingatkan dalam kebaikan," tegasnya.
Wali Kota Makassar dua periode ini meminta agar masyarakat yang mengetahui dirinya positif segera melakukan isolasi di KM Umsini. Keluarganya di rumah akan diberikan bantuan sembako oleh pemerintah.
Saat berada di Gudang Bulog, Wali Kota Danny melihat proses pengisian paket. Dikemas dalam satu karung berisikan beberapa bahan pokok. Akan disalurkan untuk warga yang masuk dalam daftar penerima bansos.
“Kalau kita lihat isi paketnya ini semoga bisa sedikit meringankan beban hidup saudara kita di masa pandemi. Kerja sama dengan Bulog tentu semakin meyakinkan kita akan kualitas dari Bansos. Saya pun menyaksikan sendiri pengemasannya yang begitu rapi dan sesuai dengan kriteria yang kita mau," ujar Danny Pomanto.
Baca Juga: Tradisi 10 Muharram Warga Makassar : Borong Peralatan Rumah Tangga Tanpa Menawar
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Jusuf Kalla: Rachmat Gobel Orang yang Sangat Baik
-
Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?