SuaraSulsel.id - Onlyfans merilis pengumuman yang cukup mengagetkan penggunanya. Mereka bakal melarang konten pornografi mulai bulan depan.
OnlyFansi mengatakan akan melarang kreator mengunggah konten-konten seksual di situsnya. Kebijakan ini bakal berlaku mulai bulan Oktober 2021.
Tetapi para kreator masih boleh memposting foto atau video telanjang, asalkan sesuai dengan syarat dan ketentuan media sosial tersebut.
Popularitas OnlyFans meledak dalam sejak 2020 lalu, sejak pandemi Covid-19 mengurung mayoritas orang di dunia. Platform ini digunakan oleh musisi, fotografer, dan seniman lain termasuk para pekerja seks komersial untuk menjual karya-karya mereka.
Dikutip dari Suara.com, OnlyFans telah memiliki lebih dari 130 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Tetapi meningkatnya popularitas membuat OnlyFans berada di posisi sulit. Ia tadinya dibangun untuk menjadi forum bagi para musisi, instruktur fitnes, dan chef atau jurutama masak.
Tetapi belakangan media sosial tersebut semakin banyak digunakan oleh para pekerja seks untuk menjual foto telanjang dan bahkan video porno, yang menggambarkan hubungan seksual.
Perubahan kini diperlukan karena OnlyFans mendapat banyak tekanan dari para mitra bisnisnya yang menilai media sosial tersebut kini semakin mirip situs pornografi. Selain itu OnlyFans juga sedang berupaya memperoleh investasi dengan valuasi di atas 1 miliar dolar Amerika Serikat.
"Untuk memastikan keberlangsungan jangka panjang platform dan agar bisa terus menjadi tuan rumah bagi komunitas kreator dan penggemar, kami harus mengubah kebijakan konten," kata OnlyFans yang kini dipimpin oleh pendirinya, Tim Stokely dan Leonid Radvinsky.
Baca Juga: OnlyFans Larang Konten Pornografi Mulai Oktober
OnlyFans tadinya dipuji karena dinilai memberikan tempat yang lebih aman bagi para pekerja seks komersial. Alasannya karena platform tersebut menyerahkan kendali atas konten kepara para kreator.
Pada 2020 lalu OnlyFans meraup pendapatan lebih dari 2 miliar dolar AS dan tahun ini diperkirakan meningkat lebih dari dua kali lipat.
Dari penelusuran, sejumlah pengguna Onlyfans dapat meraup puluhan miliar dari aplikasi itu. Pengguna OnlyFans yang paling populer dengan username gem101, menghasilkan lebih dari $29,4 juta (sekitar Rp425, 3 M) per tahun.
Uang sejumlah itu berasal dari biaya berlangganan $29 per bulan dan 102.800 pelanggan ke akun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Serapan Anggaran Gowa Masih di Bawah 50 Persen, Darmawangsyah Muin Beri Peringatan Keras
-
357 Tahun Sulsel: Ekonomi Tumbuh 5,59 Persen, Kemiskinan Turun 15 Ribu Orang
-
Darmawangsyah Muin Belum Jadi Bupati Gowa Definitif, Ternyata Ini Kendalanya
-
Rumah Dialih Fungsi Jadi Kafe Tanpa Izin? Siap-siap Disegel Pemkot Makassar
-
Polda Sulteng Gerebek Lokasi Penampungan BBM Ilegal di Sigi