SuaraSulsel.id - Tiga orang penambang emas tewas tertimbun longsor di kawasan tambang emas Botudulanga, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
Persitiwa terjadi pada Rabu (18/8/2021). Tiga korban tersebut adalah Joni Pakaya (45 tahun), Mohamad Sopar (36 tahun), dan Riski Parapa (18 tahun).
Selain tiga orang tewas, satu orang lainnya yakni Sofyan Laiya (30 tahun) mengalami luka di bagian kaki. Keempat korban ini merupakan warga Desa Hutamoputi, Kecamatan Dengilo, Pohuwato.
Informasi dirangkum gopos.id -- jaringan Suara.com, insiden tersebut terjadi pagi dini hari pukul 02.00 WITA. Saat itu terjadi longsor pada bagian tebing tambang.
“Pada saat itu saya mendengar ada suara deru seperti suara longsor. Saya berada agak jauh dari posisi tebing dinding lobang tambang,” ungkap Sofyan, korban selamat dari bencana longsor tambang.
Karena kejadian itu, sofyan mengalami cedera di bagian kaki. Sebab, saat longsor terjadi, ia tidak sempat menyelamatkan diri hingga tubuhnya tertimbun material longsor. Beruntungnya nyawa sofyan masih bisa diselamatkan.
“Saya pun sebagian badan tertimbun tanah. Hanya kaki kanan saya sampai dengan saat ini merasakan sakit dan tidak bisa digerakan,” tutur Sofyan.
Saat ini, tiga orang korban meninggal dunia sudah dikebumikan di Hutamoputi, Dengilo.
Baca Juga: Beredar Video Warga Serbu Jemaah Sedang Ibadah Dituding Aliran Sesat di Gorontalo
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP
-
Kisah Daeng Raba, Penjual Balon yang Merasakan Dampak MYP Sulsel
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat
-
Seperdua Gunung Lakawan Enrekang Hangus Terbakar, Petugas Terkendala Tebing Terjal