"Kenduri Puisi Kemerdekaan" diharap akan jadi momentum kegiatan temu penyair, sekaligus cara penyair menumbuhkan kegiatan menulis dan membaca puisi di kalangan generasi muda, khususnya pelajar.
Sehingga, para penyair yang tampil berasal dari lintas generasi, gender, dan gender. Mulai dari murid Sekolah Dasar (SD) hingga Guru Besar, juga mulai dari penulis hingga aktivis.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 di Baruga Nurul Ilmi, itu dibuka dengan tetabuhan gendang Tunrung Pakanjara dan Tari Paddupa. Selanjutnya, parade pembacaan puisi selama kurang lebih satu jam yang disiarkan secara langsung oleh RRI Pro4 Makassar.
Siswa-siswi SMP Negeri 33 Makassar tampil membacakan puisi karya sendiri yang menggambarkan kerinduan mereka untuk bersekolah tatap muka. Tampil pula Andi Muh. Huga dari SDN Borong dan Sri Syamsiar dari SD Layang. Prof Dr Kembong Daeng dan Dr Aswati Asri dari Prodi Bahasa dan Sastra Daerah FBS UNM juga tampil membacakan larik-larik puisinya.
Baca Juga: Nasi 76 Tahun
Pembaca puisi lainnya, yakni Muh. Naafi Ramadhan, Asis Nojeng, Kartini Ismail, Asmin Amin, Ahmadi Haruna, , M. Amir Jaya, Syahrir Rani Patakaki, dan Mami Kiko yang tampil membaca puisi dengan bonekanya.
Acara "Kenduri Puisi Kemerdekaan" ini merupakan kerja sama SMP Negeri 33 Makassar, Rumah Kelong, dan KoPi Makassar. Selama kegiatan berlangsung, pemandu acara, Rosita Desriani, selalu mengingatkan hadirin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Berita Terkait
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
-
Puisi Wiji Thukul Kembali Menggema: Peringatan dalam Pusaran Ketidakadilan
-
Rayakan Hari Puisi Sedunia Lewat 5 Buku Puisi Terbaik Karya Sastrawan Dunia
-
Berharap Nikah Lagi Dengan Desta, Masa Lalu Sedih Natasha Rizky di Bali Terungkap
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Dosen Unismuh Makassar Dikirim Kemenkes Bantu Korban Gempa Myanmar
-
BRI Menang Penghargaan Internasional The Asset Triple A Awards untuk Keuangan Berkelanjutan
-
Libur Lebaran Dongkrak Wisata Lokal, Danau Talaga & Tateli Jadi Favorit Warga
-
Polisi Selidiki Kejanggalan-kejanggalan Kematian Perempuan Asal Toraja di Makassar
-
6 Warga Pengeroyok Polisi di Muna Barat Jadi Tersangka