SuaraSulsel.id - Penerimaan dosen tetap non PNS Universitas Gadjah Mada kembali dibuka. Ada banyak formasi yang disediakan.
UGM sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia akan memilih calon dosen sesuai kualitas dan standar yang telah ditetapkan.
Hingga saat ini UGM memiliki 19 fakultas dan 2 sekolah yang menyelenggarakan program sarjana, pascasarjana, profesi, spesialis, diploma, serta program internasional.
Mengutip laman sdm.ugm.ac.id seleksi penerimaan Dosen Tetap Non-PNS di Lingkungan Universitas Gadjah Mada Tahun 2021 dibuka pada tanggal 17 Agustus 2021 pukul 10.00 WIB dan akan ditutup pada tanggal 17 September 2021 pukul 23.59 WIB.
Mengutip telisik.id, untuk informasi selengkapnya, simak persyaratan di bawah ini :
Persyaratan umum
1. Berkewarganegaraan Indonesia;
2. Berusia maksimal 35 tahun 0 bulan 0 hari pada tanggal 1 November 2021 untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan Magister/Spesialis 1 dan berusia maksimal 50 tahun 0 bulan 0 hari pada tanggal 1 November 2021 untuk pelamar dengan kualifikasi Pendidikan Doktor/Spesialis 2.
3. Memiliki kemampuan manajerial yang baik di bidang akademik dan sosial;
Baca Juga: Pernah Jadi Mahasiswinya, Ade Armando Ibaratkan Puan Bak Putri yang Takut Matahari
4. Memiliki pendidikan paling rendah Magister/Spesialis 1 atau yang setara dari perguruan tinggi dalam negeri terkemuka (terakreditasi A) atau perguruan tinggi luar negeri yang diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi;
5. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) S1 minimal 3.00 (skala nilai 0-4);
6. Sehat jasmani, sehat rohani, dan bebas narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya;
7. Tidak pernah melakukan tindak pidana;
8. Tidak terkait hubungan kerja dengan institusi/perguruan tinggi lainnya pada waktu dinyatakan diterima;
9. Mendapat rekomendasi dari (dua) orang Dosen;
10. Satu peserta hanya dapat mendaftar pada satu formasi;
11. Persyaratan umum berubah jika diatur khusus dalam persyaratan tambahan.
Persyaratan khusus untuk kualifikasi pendidikan magister/spesialis 1
1. Memiliki skor TOEFL resmi ETS dengan nilai minimal 500 (PBT), 173 (CBT), 61 (IBT), atau IELTS minimal 6, atau AcEPT minimal 268; atau memiliki kemampuan bahasa asing yang linier dengan kebutuhan program studi dan termasuk dalam bahasa resmi Persatuan Bangsa Bangsa yang setara dengan skor TOEFL 500 (PBT) yang masih berlaku pada saat pendaftaran (maksimal 2 tahun sejak sertifikat dikeluarkan). Bagi lulusan perguruan tinggi yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar tidak dipersyaratkan TOEFL (melampirkan surat keterangan);
2. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik yang dibuktikan dengan sertifikat yang masih berlaku pada saat pendaftaran (maksimal 2 tahun sejak sertifikat dikeluarkan) :
Tes Potensi Akademik Pascasarjana (PAPs) yang diselenggarakan oleh UGM dengan skor minimal 550; atau
Tes Kompetensi Dasar Akademik (TKDA) yang diselenggarakan oleh UNPAD, UI, UNAIR, BAPPENAS, atau PLTI (HIMPSI) dengan skor minimal 550; atau
Graduate Record Examination (GRE) / Graduate Management Admission Test (GMAT)/Scholastic Assesment Test (SAT)/ Cognitive Abilities Test (CogAT)/ Law School Admission Test (LSAT) dengan skor minimal setara dengan skor PAPs/TKDA 550;
3. Membuat surat pernyataan kesanggupan apabila diterima dan diangkat menjadi Dosen Tetap UGM segera melanjutkan studi Doktor/Spesialis 2 maksimal 3 (tiga) tahun sejak diangkat menjadi Dosen Tetap.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
Terkini
-
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
-
Skenario Bohong Kematian Bripda Dirja Runtuh, Kapolda Sulsel: Korban Disiksa Usai Subuh
-
Viral, Pelesetkan Ayat Al-Qur'an Saat Live Facebook, Dua IRT di Bulukumba Diciduk Polisi
-
5,3 Juta Orang Diprediksi Masuk Sulsel, Tujuh Masjid Disiapkan Tampung Pemudik
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli