SuaraSulsel.id - Lima pegiat sosial di Indonesia disebut buzzer komunis. Karena dituding sering memecah bela masyarakat Indonesia lewat postingan di media sosial.
5 pegiat media sosial yang disebut buzzer komunis adalah Denny Siregar, Ade Armando, Ferdinand Hutahaean, Eko Kuntadhi, dan Rudi S Kamri.
Mereka juga disebut mengadu domba rakyat dengan menggunakan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
Mengutip terkini.id, julukan dan kritikan kepada pegiat media sosial tersebut dituangkan dalam sebuah karikatur karya Sutan Mangara Harahap.
Sutan Mangara Harahap mengunggahnya karikatur tersebut melalui akun Twitter @sutangkangarahrp pada Minggu, 8 Agustus 2021.
Di biografi Twitter-nya, Sutan Mangara menuliskan bahwa dirinya adalah seorang pengarang cerita dan editor karikatur.
Ditelusuri Terkini.id, ia memang beberapa kali mengunggah karikatur soal Denny Siregar, Ade Armando, dan lainnya.
Dalam katikaturnya yang lain, Sutan Mangara juga menyebut para pegiat media sosial itu sebagai buzzer biadab di negara Ruwetnesia.
Adapun Denny Siregar dan kawan-kawan digambarkan seperti drakula dengan taring tajam dan penuh darah.
Baca Juga: Sebelum Wafat, Birgaldo Sinaga Keluhkan Sesak Nafas dan Batuk Campur Darah
“Drakula penghisap darah persatuan,” demikian tertulis dalam karikatur tersebut.
Dalam karikatur yang ia unggah pada 3 Agustus 2021, Sutan Mangara juga menyebut Denny Siregar dkk sebagai provokator pemecah bela bangsa.
“Apa kalian belum sadar juga, provokator laknat ini terus memecah bela anak bangsa,” katanya.
Sutan juga menyebut bahwa mereka membangun narasi pecah belah. Seolah-olah muslim pribumi anti dengan suku, agama, dan ras.
Diketahui, beberapa waktu yang lalu, Denny Siregar, Ade Armando, dan Rudi S Kamri memang banyak dikritik netizen soal kasus sumbangan Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio.
Pasalnya, mereka dinilai membenturkan antara komunitas Tionghoa dengan orang-orang pribumi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung
-
Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
-
Mobil Wuling Hancur Total, 3 Orang Tewas di Trans Sulawesi
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan
-
Duh! Kiai Cabuli Santriwati dengan Modus Minta Pijat, Pendiri Ponpes Maros Ditangkap di Bontang