SuaraSulsel.id - Pandemi Corona atau Covid-19 yang masih melanda memaksa sebagian warga untuk lebih produktif. Hal serupa juga ternyata telah dipersiapkan Rutan Kelas I Kota Makassar. Dengan memberikan pelatihan kemandirian usaha kepada narapidana alias warga binaan.
Pelatihan yang diberikan kepada narapidana di Rutan Makassar terdiri dari pelatihan sablon, kerajinan berbahan dasar resin kayu, aneka pembuatan pernak-pernik, bercocok tanam, hingga beternak jangkrik.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas I Makassar Darmansyah mengatakan, pelatihan yang diberikan tersebut sejalan dengan program Kementerian Hukum dan HAM, yakni program Sarana, Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang merupakan kegiatan pembinaan di luar tembok atau extramural treatment.
Pelatihan tersebut diterapkan melalui keterampilan dalam kegiatan produktif serta mengedukasi masyarakat terhadap kegiatan pembinaan kemandirian yang dilakukan Lembaga Permasyarakatan.
Selain mengisi kekosongan, kegiatan ini juga dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak yang ingin melihat langsung berbagai macam hasil produksi warga binaan nantinya.
"Untuk sementara masih difokuskan di blok hunian. Kedepan Insyallah kegiatan ini akan digelar di luar tembok. Sehingga, semacam pameran dan bisa menjadi destinasi wisata bagi masyarakat untuk melihat langsung berbagai macam produktifitas warga binaan," kata Darmansyah, Sabtu 7 Agustus 2021.
Salah satu tujuan dari program SAE, kata Darmansyah, adalah untuk mengoptimalkan pembinaan kemandirian dengan membaurkan narapidana di tengah masyarakat dan dapat membuka peluang partisipasi serta edukasi bagi masyarakat tentang kegiatan dan hasil produk di Rutan Makassar. Sehingga dapat terciptanya citra positif penyelenggaraan sistem permasyarakatan.
"Rutan pada dasarnya hanya tempat singgah bagi warga binaan. Dalam waktu singgah itu, kami berusaha membekali dengan berbagai keterampilan dengan harapan agar nantinya selepas menjalani masa pidana, warga binaan memiliki bekal untuk produktif ketika bebas nanti," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Baca Juga: Nasib Penjual Bendera Merah Putih di Tengah Pandemi Covid-19
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal