SuaraSulsel.id - Rutan Kelas I Kota Makassar menjadi perhatian anggota DPR RI Komisi IX, Aliyah Mustika Ilham di tengah pandemi Covid-19 ini. Perhatian tersebut ditunjukkan dengan memfasilitasi vaksinasi bagi warga binaan yang akan digelar pada tanggal 28 Agustus 2021.
Aliyah Mustika Ilham mengatakan telah gencar mensosialisasikan gerakan vaksinasi bersama dengan Kementerian Kesehatan bagaimana masyarakat bisa memperoleh haknya untuk vaksinasi agar dapat hidup sehat karena keselamatan manusia adalah yang paling utama.
"Kami selaku wakil rakyat merasa bertanggung jawab dan terpanggil untuk ikut menyehatkan masyarakat termasuk warga binaan di Rutan dan Lapas untuk dapat hidup sehat dengan memberikan hak untuk vaksinasi yang mana masa pandemi belum berakhir. Dan memang wabah covid-19 ini sangat luar biasa apalagi hadirnya varian-varian baru. Untuk itu kami menginginkan warga binaan memperoleh hak vaksinasi," kata Aliyah usai meninjau lokasi pelaksanaan vaksinasi di Rutan Kelas I Makassar, Jumat 6 Agustus 2021.
Tak tanggung-tanggung anggota Komisi IX DPR RI yang didampingi mitra kerja KKP Kelas I Makassar menyebut akan segera menyiapkan 1.500 kuota vaksin untuk Rutan dan Lapas di wilayah Makassar.
Untuk Rutan Kelas I Makassar sebagai salah UPT Pemasyarakatan yang berada di lingkup Kanwil Kumham Sulsel dengan tingkat hunian mencapai 1.500 narapidana atau warga binaan diberikan sebanyak 700 kuota vaksin.
"Bermitra dengan Kementerian Kesehatan dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), kami menyiapkan kuota untuk Rutan dan Lapas sebanyak 1.500. Untuk Rutan Makassar 700 dan Lapas 800 orang. Insyaallah pelaksanannya pada 28 Agustus di Rutan Makassar dan tanggal 29 di Lapas Makassar," jelas Aliyah.
Kepala Rutan Kelas I Makassar Sulistyadi sangat mengapresiasi hal tersebut. Ia berharap bisa terjadi new normal, sehingga vaksin bukan saja menjadi suatu anjuran oleh pemerintah tapi menjadi suatu kebutuhan untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali termasuk warga binaan Rutan Makassar.
"Sangat bersyukur, tentunya dengan kunjungan dan rencana dari Komisi IX untuk melakukan vaksin bagi warga yang ada di Rutan ini sangat membantu kami. Dan semoga kegiatan ini bisa berdampak positif untuk menjaga keamanan dan kesehatan warga binaan yang ada di Rutan Makassar," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Baca Juga: Pengamat Duga Emir Moeis Sengaja Diangkat jadi Komisaris agar Tidak Ngoceh Perkara Korupsi
Berita Terkait
-
Pengamat Duga Emir Moeis Sengaja Diangkat jadi Komisaris agar Tidak Ngoceh Perkara Korupsi
-
Korban Penikaman Dituduh Pelakor, Saksi : Pelaku Sakit Hati, Punya Anak Delapan
-
Nasib Penjual Bendera Merah Putih di Tengah Pandemi Covid-19
-
Panas! Nikita Mirzani Labrak Anggota DPR Rahmad Handoyo, Bela Ayu Ting Ting
-
Belain Ayu Ting Ting, Nikita Mirzani Skakmat Balik Anggota DPR
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH Pemkot Makassar: Lurah, Camat, Kepala Dinas Tetap Masuk Kantor
-
Sempat Picu Kepanikan, Bagaimana Situasi Terkini Maluku Utara Pasca Gempa Besar?
-
Kisah Pilu Nurul Izza yang Tewas Mengenaskan di Soppeng, Diminta Bayar Uang Tebusan
-
Tiga Gereja Katolik di Minahasa dan Tomohon Rusak Akibat Gempa
-
Viral Vicky Katiandagho Mundur Sebagai Anggota Polri: Benarkah Terkait Kasus Korupsi di Minahasa?