SuaraSulsel.id - Penyebaran Covid-19 di Sulawesi Selatan terus naik. Ahli epidemiologi menyebut daerah ini menuju siaga darurat.
Ahli epidemiologi Unhas Prof Ridwan Aminuddin mengatakan Sulsel harus siap dengan status darurat.
Keterisian tempat tidur di rumah sakit atau BOR sudah di atas 50 persen.
Angka ini, kata Ridwan sudah memperihatinkan. Batas normal BOR itu di bawah 40 persen.
"Melihat kenaikan kasus, kita harus siaga darurat," tegasnya, Jumat 16 Juli 2021.
Pada Kamis, 15 Juli 2021, Sulsel mencetak kenaikan tertinggi sejak bulan Maret lalu, yakni 594 kasus. Ada penambahan kasus dari sehari sebelumnya, yakni 550.
Hingga kini ada 5.362 orang yang terkonfirmasi positif aktif. Peningkatannya disebut naik 193 persen setiap bulannya.
Sementara 230 orang dinyatakan sembuh, dan lima orang meninggal dunia.
Jika diabaikan, kata Ridwan, maka Sulsel bisa seperti Jawa dan Bali. Apalagi ada daerah yang kembali zona merah.
Ridwan mengatakan Pemprov Sulsel bisa membuka lagi wisata Covid-19. Hal ini untuk mencegah tumpukan di rumah sakit.
Baca Juga: Pengajuan Izin Perikanan Nelayan Sulsel Dipangkas : 6 Hari Menjadi 19 Menit
"Jangan campur pasien di rumah sakit. Mereka yang punya gejala ringan, sedang dan berat harus dipisah," tutur Ketua Tim Konsultan Satgas Covid di Sulsel ini.
Bagi masyarakat, Ridwan juga mengimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jika perlu memakai dobel masker.
"Jangan karena kasus sempat turun drastis membuat kita lupa diri akan kesehatan," ujarnya.
Direktur RSKD Dadi Arman Bausat menambahkan ketersediaan bed di rumah sakitnya juga penuh. Sebulan terakhir ada penambahan kasus yang sangat signifikan.
Arman mengatakan pihaknya punya 210 kapasitas tempat tidur. Saat ini terpakai penuh.
Genjot Vaksinasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin