SuaraSulsel.id - Pembacaan doa khusus untuk warga negara Indonesia dilakukan oleh imam di Masjid Songyu, Beijing, China.
Para imam berdoa agar gelombang pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia segera berakhir.
Warga Indonesia diminta tabah menghadapi cobaan berupa pandemi tersebut. Doa dipimpin oleh Ma Jia selaku imam Masjid Songyu seusai salat Jumat.
Beberapa WNI yang salat Jumat di masjid yang berlokasi di Songyu Beilu, Distrik Chaoyang, itu turut pula mengamini doa sang imam.
"Untuk sementara kalian jangan pulang dulu," saran Ma Jia didampingi Ma Haijun, rekannya sesama imam Masjid Song Yu, kepada beberapa WNI yang mengikuti ritual tersebut.
Ma Jia yang memiliki nama Muslim sebagai Muhammad Shiddiq itu mengawali doa dengan pembacaan Surat Al Fatihah dilanjutkan dengan Ayat Kursi.
Lalu diakhiri dengan doa yang dibacanya dengan suara lirih.
Pembacaan doa tersebut terkesan khusus karena dilakukan setelah rangkaian shalat Jumat selesai.
Shalat Jumat di masjid-masjid di China diawali dengan tausiyah berbahasa Mandarin.
Baca Juga: IBI Mencatat Ada 39 Bidan Gugur Terpapar Covid-19, Diduga Tertular dari Ibu Hamil
Setelah azan zuhur, khotib merangkap imam menaiki mimbar untuk membacakan dua khutbah dalam bahasa Arab.
Setelah shalat Jumat, imam mengajak para jemaah untuk membaca Surat Al Fatihah dan beberapa ayat pertama Surat Al Baqarah yang diakhiri dengan doa.
Namun pada shalat Jumat ini, Ma Jia dan Ma Haijun menggelar doa lagi yang secara khusus ditujukan kepada masyarakat Indonesia yang saat ini sedang menghadapi gelombang kedua pandemi COVID-19.
Masjid Songyu berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya di Beijing yang arsitekturnya bergaya China kuno dengan dominasi warna merah tua dan hijau.
Masjid Songyu berarsitektur modern gaya Usmaniyah yang dilengkapi kubah dan menara.
Masjid yang baru dibangun sekitar tahun 2018 itu didominasi warna putih dan kubah berwarna kuning emas. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
-
Pesona 'Noni Belanda' Kaltim Curi Perhatian di HUT Dekranas
-
Siklon Tropis Bavi Picu Pertumbuhan Awan Hujan di Indonesia
-
Jusuf Kalla: Rachmat Gobel Orang yang Sangat Baik
-
Berapa Luas Lahan Pertanian yang Masih Tersisa di Kota Makassar?