SuaraSulsel.id - Pemerintah Kota Makassar mendorong pelaksanaan pemberian vaksin virus Corona atau Covid-19 bagi kalangan anak-anak. Hal ini untuk memutus penyebaran Covid-19 terhadap anak.
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto mengatakan, pemberian vaksinasi Covid-19 terhadap kalangan anak-anak tersebut sangat penting. Sebab, saat ini sudah banyak anak-anak yang terpapar Covid-19 di Makassar.
"Pemberian vaksin ini sebagai upaya kita untuk mengantisipasi sejak dini penularan kepada anak-anak kita. Sehingga langkah ini kita bisa menekan trend kasus Covid-19 di Kota Makassar," kata Danny di Makassar, Rabu 7 Juli 2021.
Danny Pomanto meminta kepada seluruh masyarakat yang telah memenuhi syarat agar dapat segera melaksanakan vaksin Covid-19. Utamanya, anak-anak dengan syarat usia minimal 12 tahun ke atas.
"Terkhusus anak-anak juga penting untuk divaksin. Pasalnya Covid-19 varian Delta ini lebih rentan menyerang anak-anak," ujar Danny Pomanto.
Juru Bicara Makassar Recover, Henny Handayani mengemukakan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak-anak tersebut telah menjadi program pemerintah Kota Makassar. Dimana, kata dia, saat ini pemerintah telah mulai melakukan vaksinasi terhadap anak-anak usia 12 tahun hingga 17 tahun.
"Vaksinasi untuk anak-anak ini mulai kita lakukan sejak 1 Juli 2021 di semua tempat yang melayani vaksinasi," jelas Henny.
Proses vaksinasi, kata dia, bisa didapatkan di semua kantor Polsek atau pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang ada di Makassar. Sementara, untuk jenis vaksin yang akan digunakan berdasarkan informasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI), yaitu dari Biofarma.
"Jenis vaksin untuk anak-anak sama dengan Sinovac. Bahan bakunya sama, diimpor dari produsen Sinovac, kemudian diproduksi di Indonesia oleh Biofarma," beber Henny.
Baca Juga: Bandara Radin Inten II Buka Layanan Vaksinasi COVID-19 bagi Masyarakat
Untuk proses vaksinasi Covid-19, dilakukan seperti yang telah dilakukan oleh orang dewasa pada umumnya. Antara lain dengan melakukan skrining umum terkait tekanan darah, riwayat penyakit dan lainnya.
Kata Henny, untuk dapat menekan angka penularan Covid-19 pada kalangan anak-anak diperlukan penaganan dari seluruh pihak. Hal ini karena penanganan Covid-19 tidak dapat bergerak sendiri. Sehingga, orang tua yang paling dekat harus memberikan edukasi terhadap anaknya.
"Selain itu juga diperlukan sosialisasi tentang bahaya Covid-19 pada anak-anak. Ini bisa kita lakukan melalui kampanye-kampanye kreatif agar anak juga ikut paham dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan," katanya.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Waspada Penyakit Hewan! Begini Pemeriksaan Sapi Kurban di Pelabuhan Sulsel
-
Dituding Tak Objektif, Pemprov Sulsel Siap Buka-bukaan Seleksi Paskibraka Nasional
-
Cari Tiket Pesawat Murah Nonton Piala Dunia? Kunjungi BookCabin Travel Fair 2026
-
Pemprov Sulsel Genjot Program MYP untuk Perbaikan Jalan Strategis
-
Dugaan Rasisme dan Diskriminasi Seleksi Paskibraka, Begini Respons Pemprov Sulsel