SuaraSulsel.id - Resmob Polda Gorontalo dan Tim Rajawali Polres Gorontalo Kota meringkus dua terduga pelaku pembacokan pimpinan media di Gorontalo.
Dari pantauan gopos.id -- jaringan Suara.com, saat di Mapolres Gorontalo Kota, kedua terduga pelaku digiring di ruang pemeriksaan pada Ahad (27/6/2021) dini hari sekitar pukul 03.30 Wita.
“Kami sudah amankan pelaku di Polres dan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” ungkap Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto melalui Kasat Reskrim AKP Laode Irwansya.
Sebelumnya, Jeffry AS Rumampuk, korban pembacokan oleh orang tidak dikenal (OTK) terjadi pada Jumat (25/6/2021), sekitar pukul 16.00 Wita di Kelurahan Molosipat, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.
Saat itu, korban sementara mengendarai motor bersama istrinya. Tiba-tiba, datang pengendara motor yang langsung melayangkan benda tajam ke arah korban. Akibatnya, korban mengalami luka sobek di lengan bagian kanan korban.
Jurnalis yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Tinggi Gorontalo (Forwaka), akhirnya langsung dibawa ke rumah sakit Otanaha Kota Gorontalo kemudian dirujuk ke RS Aloei Saboe.
Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo Kota terus mengurai motif pembacokan terhadap Pemimpin Redaksi media online Butota, Jeffry Rumampuk.
Selain dipengaruhi faktor minuman keras (miras), Polres Gorontalo Kota menemukan aksi yang dilakukan dua tersangka AL (21), dan IM (20) dipicu kekesalan terhadap korban.
Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto menjelaskan sebelum peristiwa pembacokan, kedua tersangka sempat berpesta miras di pasar Jumat, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, Jumat (25/6/2021).
Baca Juga: Kementerian PUPR Siap Bangun Rusun untuk Tenaga Medis di Gorontalo Utara
Usai mengonsumsi miras, keduanya bergerak menuju Batudaa Pantai menggunakan sepeda motor. Keduanya berboncengan dan dalam perjalanan sempat melakukan tindakan penganiayaan kepada masyarakat sekitar dan pengguna jalan.
“Mereka melakukan penganiayaan sampai dengan orang di sekitar. Lalu setelah itu kedua tersangka naik motor ketemu orang di jalan dan melakukan penganiayaan. Hari ini kita juga, mencari siapa korban sebelumnya,” jelas mantan Kapolres Bone Bolango itu kepada awak media, Senin (28/6/2021).
Lebih lanjut AKBP Suka Irawanto mengemukakan, kedua tersangka mengaku kesal terhadap korban. Perasaan itu muncul saat tersangka dan korban melintas di Jalan Raja Eyato, Kota Gorontalo. Pasalnya kedua tersangka hampir menabrak motor milik korban dikarenakan korban melakukan pengereman mendadak.
“Karena akibat rem mendadak tersangka hampir menabrak motor korban. Hal itu memicu kekesalan tersangka dan akhirnya melakukan pembacokan terhadap korban,” urai mantan Wakapolres Bintan itu.
Pihak polres Gorontalo Kota akan tetap melakukan pendalaman kasus pembacokan tersebut. Akibat perbuatan kedua tersangka diancam dengan hukuman penjara 10 tahun.
“Pasal yang disangkakan kepada tersangka adalah pasal 354 ayat (1), KUHPidana Jo. Pasal 351 ayat (1), Jo. pasal 55 ayat (1), KUHPidana dan atau pasal 2 ayat (1), Undang-undang darurat No. 12 Tahun 1951 tentang membawa senjata tajam tanpa izin,” ungkap AKBP Suka Irawanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
15 WNA Filipina Asal Malaysia Terdampar di Buol, Begini Nasibnya
-
Apakah Korban Pesawat ATR 42-500 Terima Asuransi? Ini Penjelasan Perusahaan
-
Basarnas Gelar Doa Bersama Penutupan Operasi SAR Pesawat ATR 42-500
-
Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global
-
Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Ruas Jalan di Enrekang