SuaraSulsel.id - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan digelar pada tanggal 2 hingga 15 Oktober 2021 di Provinsi Papua.
Suatu kebanggaan atlet tinju wanita asal Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Ildawati bakal ikut bertanding di ajang tersebut.
"Saya lahir di Kuala Lumpur Malaysia, tapi asalnya memang saya dari Jeneponto," kata Ildawati usai dikonfirmasi KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, Selasa 1 Juni 2021.
Putri kelahiran Malaysia 03 Mei 1993 ini berasal dari Desa Kapita, Dusun Bontobaddo, Kecamatan Bangkala ini kerap menorehkan juara di ajang bergengsi nasional hingga ajang bertaraf internasional.
Kali ini, Ildawati terlibat dalam PON XX Papua, dia akan mengikuti ajang tinju di kelas Welter ringan 64 kg. Namun, tak membawa nama daerah Jeneponto ataupun Provinsi Sulawesi Selatan.
"Saya wakili Jawa Barat, dulu sebelumnya sudah pernah bawa daerah dan Provinsi," ucap Ildawati.
Meskipun demikian, dia tetap bangga dengan asal daerahnya, Kabupaten Jeneponto. Torehan prestasi terus diukir dirinya dalam dunia atlet tinju.
Bahkan sebelumnya, dirinya juga pernah menyabet gelar juara mewakili Indonesia di Presiden Cup di Labuang Bajoe tahun 2019 lalu.
"Kompetisi sudah banyak, sudah banyak, dari lokal, Nasional hingga Internasional saya ikuti, kali ini saya kembali ikut PON yang ke XX nanti di Papua, saya juga wakili Indonesia di Presiden Cup 2019 lalu," jelasnya.
Baca Juga: Jayapura Dikabarkan Tolak Jadi Tuan Rumah PON, Begini Respons KONI DIY
Wanita tangguh lahir tahun 1993 ini juga berharap ada perhatian pemerintah daerah, khususnya Kabupaten Jeneponto dan Provinsi Sulsel.
"Maka dari itu, saya pengen pak Bupati tau, bahwa ada anak dari Kabupaten Jeneponto yang main di PON. Ini PON yg kedua saya ikuti, PON 2016 saya mewakili Sulsel," ungkap Ildawati.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Cara Nikita Willy Kenalkan Puasa Tanpa Paksa ke Anak
-
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
-
Kejati Sulsel Sita Rp1,25 Miliar Kasus Korupsi Bibit Nanas 2024: Siapa Dalangnya?
-
Kuota Haji Kabupaten Gowa Melonjak Drastis! Wamen Haji Tegaskan Transparansi
-
Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H Digelar di Kampus Unismuh Makassar