SuaraSulsel.id - Seorang Pekerja Seks Komersil atau PSK di Kota Kendari membuat pengakuan mengejutkan. Meski umurnya sudah 40 tahun, namun perempuan yang mangkal setiap malam di Jalan Wayong Kendari menjadi langganan anak usia sekolah.
PSK ini mengingatkan kepada orang tua. Agar menjaga anak-anaknya. Supaya tidak terjerumus ke wilayah seks bebas.
Dia memperkirakan, anak-anak itu masih usia sekolah dasar hingga sekolah menengah. Meski mengaku khawatir serta tak tega melakukan hubungan seks dengan anak-anak remaja, PSK itu tidak bisa berbuat apa-apa. Karena butuh uang.
Meski dalam beberapa keadaan, PSK itu mengaku sering ditipu oleh bocah-bocah yang datang menemuinya. Kadang dijanjikan uang Rp 100 ribu, untuk melakukan adegan tertentu.
Tetapi setelah itu, mereka lari tanpa memberikan imbalan sepeser pun.
"Saya sering juga ditipu sama itu anak-anak. Kadang mereka minta dicium, atau sekedar pegang-pegangan saja. Setelah itu tidak mau kasi uang. Lari begitu saja," ungkapnya kepada telisik.id -- jaringan Suara.com
Perempuan itu mengaku sudah terkenal di kalangan anak remaja. Sering dipanggil.
Selain itu, PSK itu juga menjadi penghubung pria hidung belang dengan sejumlah PSK.
"Dikenal saya disini mas, karena kalau ada tamu yang datang tanya perempuan, pasti saya yang layani. Tinggal saya kasi tunjuk fotonya saja sama mereka, mana yang disukai," tutupnya.
Baca Juga: 75 Atlet Akan Bertarung di Kendari Triathlon 2021, Begini Rutenya
PSK itu mengaku hampir tiap malam melayani anak remaja. Bahkan PSK yang sudah tujuh tahun menjalani profesinya itu mengaku memiliki pelanggan tetap dari kalangan remaja.
"Hampir tiap malam mereka datang dengan teman-temannya. Kadang mereka minta saya temani tidur," ungkapnya.
Bahkan lanjutnya, dalam satu malam ia melayani dua hingga tiga orang anak remaja tidur bersama di penginapan yang tak jauh dari sana.
Meski demikian, perempuan yang terbilang sudah banyak pengalaman dalam menjalani dunia prostitusi itu mengaku tak tega melayani para remaja itu.
Namun apa daya, mereka seringkali memaksanya dengan alasan ingin merasakan sensasi berhubungan intim dengan wanita lebih tua.
"Terkadang satu malam aku temani tidur, setelah main sudah tidak berpakaian. Ya santai saja kita pelukan sampai pagi nda masalah juga, yang penting udah dibayar Rp 300 ribu per malam," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
53 Titik Api Kepung Sulawesi Selatan, Kebakaran di Gowa hingga Enrekang
-
Deg-degan! Momen TNI AU Paksa Pesawat Asing Turun di Makassar, Ternyata Angkut Ini
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Raih Rekor MURI
-
Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang Rp18 Miliar Belum Dianggarkan