SuaraSulsel.id - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengunjungi Papua, Rabu 26 Mei 2021.
Kunjungan pimpinan tertinggi TNI dan Polri ini untuk memberikan pencerahan kepada personel TNI-Polri. Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional PON XX yang akan berlangsung Oktober 2021 mendatang
“Jadi kedatangan beliau akan memberikan arahan mengenai pelaksanaan tugas kita ke depan. Tentunya akan makin banyak dan berat,” kata Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura kepada KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Rabu 26 Mei 2021.
Menurut Fakhiri, Pekan Olahraga Nasional XX Papua dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI merupakan agenda besar yang harus disiapkan secara baik. Sehingga Polda dan Kodam harus diberi penguatan.
“Dua agenda besar ini harus kita siapkan secara baik. Polda dan Kodam harus diberikan penguatan, sehingga nantinya siap melaksanakan tugas untuk bisa betul-betul menjaga ketertiban dan keamanan di tanah Papua saat pelaksaan PON XX dan Peparnas di Papua,” ujarnya.
Selain pertemuan dengan TNI-Polri, sambung Fakhiri, Panglima TNI dan Kapolri akan bertemu dengan stakeholder, tokoh masyarakat, tokoh agama serta pemerintah yang berada di titik rawan untuk bisa menggali dan mendengar langsung apa yang perlu dilakukan TNI-Polri ke depan.
Rencananya pertemuan Panglima TNI dan Kapolri akan berlangsung di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.
“Semua agenda di Sentani,” kata jenderal yang pernah menjabat Komandan Satuan Brimob Polda Papua.
Baca Juga: Temui Kapolri, Gus Menteri Ajak Polri Kawal Dana Desa
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Diserang Usai Bungkam PSM Makassar, Begini Kondisi Terkini Skuad Persib Bandung
-
Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
-
Mobil Wuling Hancur Total, 3 Orang Tewas di Trans Sulawesi
-
Kapal Pengangkut Sapi Tenggelam di Kalaotoa Saat Subuh, Puluhan Ternak Tak Terselamatkan
-
Duh! Kiai Cabuli Santriwati dengan Modus Minta Pijat, Pendiri Ponpes Maros Ditangkap di Bontang