SuaraSulsel.id - Warga di Kota Palu kembali diguncang gempa berkekuatan M 2,9, Selasa 25 Mei 2021. Gempa dirasakan sekitar Pukul 11.31 Wita.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tektonik terjadi akibat bergesernya sesar Palu Koro.
"Gempa tektonik dangkal tersebut terjadi di wilayah Teluk Palu sehingga menyebabkan gempa di Kota Palu saja. Tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Geofisika Palu Hendrik Leopatty kepada ANTARA, Selasa 25 Mei 2021.
Ia menyebut tingkat goncangan yang dirasakan warga akibat gempa tersebut antara 2 sampai 3 Modified Mercalli Intensity.
Ia meminta masyarakat tidak khawatir hingga pergi meninggalkan rumah. Apalagi sampai meninggalkan Kota Palu.
"Tetap tenang dan tetap beraktivitas seperti biasa," ujarnya.
Gempa yang berlangsung beberapa detik itu sempat membuat warga Kota Palu berhamburan ke luar rumah akibat panik. Apalagi trauma akibat bencana tahun 2018 belum hilang.
"Gempanya bikin takut karena tidak seperti gempa yang biasa terjadi. Gempanya ini persis seperti gempa tahun 2018 lalu," kata salah satu warga, Ahmad.
Sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
Baca Juga: Terjadi Setiap 195 Tahun, Gerhana Bulan Total Bisa Dilihat Dari Wilayah Ini
Sementara itu Kepala BMKG Stasiun Geofisika Palu Sujabar mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini bermagnitudo 2.9.
Episenter gempa terletak pada koordinat 0.86 LS - 119.85 BT atau tepatnya berlokasi di Teluk Palu, 5 kilometer arah barat laut Palu, Sulteng pada kedalaman 7 kilometer.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palu Koro.
"Hasil permodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," terangnya.
Gempa bumi Palu ini tidak ada kaitannya dengan gerhana bulan total yang akan terjadi besok, Rabu 26 Mei 2021.
Fenomena langka yang terjadi 195 tahun sekali akan terjadi besok, Rabu 26 Mei 2021. Gerhana bulan total atau super blood moon. Diperkirakan terjadi mulai Pukul 15.00 hingga 22.00
Dilansir dari bmkg.go.id, gerhana bulan total akan terbagi dalam beberapa fase atau proses gerhana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kenapa Paus Pembunuh Tiba-Tiba Muncul di Perairan Bunaken? Ini Jawaban Ahli
-
Heboh! Dua Notaris di Sulbar Diperiksa Polda Metro Jaya, Ada Apa ?
-
Ini 'Harta Karun' Penyumbang Terbesar Pajak di Sulawesi Selatan
-
500 ASN Pemprov Sulsel Siap Jadi 'Tentara Cadangan'
-
Pria di Gowa Tega Cabuli Mertua Sendiri Jelang Sahur, Naik ke Atap Rumah Saat Ditangkap