SuaraSulsel.id - Lubang besar dengan dalam 4 meter di dalam kawasan Stadion Mattoanging ternyata bekas tambang ilegal. Masyarakat menggali lubang untuk mengambil besi tua stadion.
Kepala Satpol PP Mujiono mengatakan bekas galian itu ilegal. Masyarakat pernah menggalinya saat stadion dirobohkan. Mereka mengambil besi pondasi. Sebanyak 15 truk diperkirakan mengangkut sisa-sisa materialnya. Setiap hari.
"Itu bekas galian tambang liar. Ada beberapa masyarakat menambang di sana dan itu ilegal. Kurang lebih 15 mobil tongkang yang selalu beroperasi," kata Mujiono, Senin, 24 Mei 2021.
Penambangan terjadi sejak bulan Maret. Satpol PP yang bertugas juga sudah mengusir. Alasannya adalah mesin perusahaan yang membongkar dulu rusak. Sehingga mereka bebas keluar masuk kawasan stadion.
"Backlouder-nya bahkan kami dorong keluar. Kubangan itu sempat ditutup kawat, mereka bongkar lagi. Ternyata mereka gali(besi pondasi)," jelasnya.
Mujiono mengaku kedalaman kubangan mencapai empat meter. Diameternya 3 meter.
Kubangan yang berlumpur membuat dua orang remaja yang berenang di sana tenggelam, kemarin siang.
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan sudah menginstruksikan agar lubang tersebut ditimbun. Sejak awal juga kubangan sudah dipagar. Namun tetap saja ada celah bagi masyarakat untuk masuk.
"Sudah dipagar, sudah ada papan bicara, sudah dijaga tapi namanya anak kecil kadang ada saja caranya. Tentu ini insiden yang sangat disayangkan," ujar Sudirman.
Baca Juga: Alhamdulillah Pembangunan Stadion Mattoanging Dilanjutkan Tahun Depan
Sudirman disebut langsung bertolak dari Toraja pasca kejadian ini. Ia dijadwalkan langsung mengunjungi keluarga korban, hari ini.
Empat Anggota Satpol PP Terancam Sanksi
Empat Anggota Satpol PP yang bertugas saat kejadian bakal disanksi administrasi. Kepala Satpol PP Mujiono mengatakan mereka akan diskorsing.
Ini bentuk tanggungjawab Pemprov Sulsel terhadap kelalaian anggota yang bertugas di lapangan. Empat anggota polisi pamong praja itu statusnya honorer, bukan ASN.
"Kami beri sanksi administrasi. Skorsing," tegas Mujiono.
Ia menambahkan penjagaan di stadion juga akan berlipat ganda. Jika selama ini hanya dijaga 4 orang, mulai hari ini ada 8 orang yang bertugas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8