SuaraSulsel.id - Warga Desa Tandassura, Kecamatan Limboro, Kabupaten Polewali Mandar berinisial AZ tewas terkena tembakan polisi, Jumat 23 April 2021.
Mengutip dari pojokcelebes.com -- jaringan Suara.com, korban AZ dihadiahi tima panas karena mencoba menyerang petugas dengan menggunakan senjata tajam jenis badik.
Korban saat itu akan diperiksa terkait kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur. Dengan laporan Polisi LP/75/III/22 maret 2021.
Kapolres Polewali Mandar, AKBP Ardi Sutriono membenarkan kejadian tersebut. kata dia, penembakan dilakukan karena korban tiba – tiba menyerang anggota dengan menggunakan badik. Saat mau diamankan.
Ardi mengatakan, sebelum terjadi peristiwa penembakan di samping Kantor Polresta Polman. Awalnya tersangka pencabulan anak dibawah umur itu, menyerahkan diri ke kantor polisi.
Korban diantar oleh salah seorang tokoh masyarakat. Saat ditanya oleh penyidik soal keberadaan badik yang dipakai dalam kasus pencabulan anak dibawah umur. Tersangka kepada penyidik menyebutkan badik tersebut ada tersimpan di bagasi motor miliknya.
“Tersangka diinterogasi awal oleh penyidik soal keberadaan badik yang digunakan dalam kasus pencabulan anak dibawah umur. Tersangka menyampaikan kepada anggota bahwa badik miliknya ada tersimpan dibagasi motor,“ kata Ardi kepada pojokcelebes.com
Saat salah seorang anggota polisi hendak mengambil badik dalam bagasi motor milik tersangka, terlihat tersangka memaksa keluar dengan mengeluarkan sebilah badik yang terselip di pinggangnya dengan spontan mengejar salah seorang polisi yang hendak ingin ambil sajam milik pelaku di bagasi motor.
Dari situlah, kata dia, terjadi kejar-kejaran antara beberapa anggota dengan tersangka untuk bisa diamankan.
Baca Juga: Sepasang Kekasih Kepulauan Meranti Terpaksa Menikah di Kantor Polisi
Karena tersangka masih membawa sajam dan mencoba mengancam menusuk salah seorang anggota, sehingga dilakukan tembakan peringatan. Namun tembakan peringatan tesebut tidak diindahkah oleh tersangka. Sehingga tersangka dihadiahi timah panas dan tewas di tempat.
“Itu kelalaian anggota karena tidak digeledah saat masuk di ruangan penyidik, rupanya ada badik yang terselip di pinggang. Karena anggota mencoba ingin mengamankan malah diserang dengan badik dan pada akhirnya anggota mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak tersangka,“ singkatnya.
Propam Periksa Sejumlah Polisi
Pasca peristiwa penembakan yang menewaskan AZ di area Kantor Polres Polewali Mandar (Polman). Bidpropam Polda Sulbar, langsung melakukan investigasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sebanyak 7 personil Polres Polman dan 3 orang masyarakat lainnya, mengikuti pemeriksaan oleh pihak Bidang Propam Polda Sulbar.
Dalam rekonstruksi yang dilakukan personil Bid Propam di tempat kejadian perkara di areal kantor Polres Polman, diketahui ada 31 adegan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso