SuaraSulsel.id - Duel maut menggunakan senjata tajam jenis parang antara dua warga terjadi di Desa Banato Rejo Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.
Akibat duel ini, dua pelaku menderita luka serius. Sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Tapango Ipda Taufik Murwanto mengatakan, peristiwa perkelahian dengan sajam bermula saat Suwito (49 tahun) datang ke rumah Sarino (50 tahun). Tujuannya menantang anak Sarino, Jaya Saputra (18 tahun) untuk duel parang.
Tantangan tersebut terdengar oleh Sarino. Kemudian langsung keluar dari rumah membawa parang. Sarino lalu memarangi Suwito hingga terluka. Anak Sarino, Jaya Saputra, juga diketahui sempat mencoba melakukan pemarangan, namun tidak mengenai tubuh Suwito.
“Sesudah diparangi, Suwito yang terdesak langsung meninggalkan rumah Sarino dengan kondisi terluka,” ungkap Taufiq, kepada wartawan, Rabu 14 April 2021.
Mengutip PojokCelebes.com -- jaringan Suara.com, Taufik mengatakan, Suwito yang merasa terdesak dan terus dikejar memberikan perlawanan dengan mengayungkan parang ke arah arah Sarino dan ditangkis menggunakan tangan.
“Setelah Sarino kembali ingin memerangi Suwito, masyarakat setempat langsung memisahkan keduanya dan dibawa ke Puskesmas untuk menjalani perawatan karena menderita luka,” ujar Taufiq.
Dia menduga, duel maut antara dua warga itu dipicu dendam lama.
“Motif terjadinya penganiayaan tersebut diduga dendam lama. Berawal dari aksi pemukulan terhadap anak Sarino dilakukan anak Suwito yang terjadi beberapa bulan yang lalu,” jelasnya.
Baca Juga: Waktu Buka Puasa Makassar Kamis 15 April 2021 dan Masjid Tempat Ngabuburit
Karena mengalami luka serius, Suwito dan Sarino saat ini mendapatkan perawatan medis di RSUD Polewali Mandar. Sementara barang bukti berupa parang yang digunakan keduanya saat bertikai diamankan polisi sebagai barang bukti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
MBG Hilang dari Sejumlah Sekolah di Kota Makassar
-
Gubernur Sulsel Beri Bantuan Keluarga Ibu Helmi yang Viral Saat Penertiban di CPI
-
PMII Makassar Ancam Gelar 'Reformasi Total Jilid II', Ajak BEM dan Buruh Konsolidasi Besar-besaran
-
Update Terbaru SPMB Sulsel: Zonasi 2 Dibuka 17 Juni, Intip Syarat dan Kuota Barunya di Sini
-
100 Kader Posyandu Sulsel Dibekali 25 Keterampilan Dasar