SuaraSulsel.id - Program Studi Magister Pengelolaan Sumberdaya Pesisir (PSPT) Unhas menggelar webinar pengelolaan sumber daya pesisir untuk kesejahteraan masyarakat pada tanggal 23 April 2021.
Hadir sebagai pembicara Dekan Sekolah Pascasarjana Prof Jamaluddin Jompa, Sub Koordinator Kelompok Pendayagunaan dan Pelestarian Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar Munandar Jakasukmana, Bird’s Head Seascape (BHS) Program Koordinator Yayasan Konservasi Alam Nusantara – TNC Awaluddinnoer Ahmad dan Moderator Indar Wijaya.
Acara dibuka Ketua Program Studi PSPT Muh. Farid Samawi. Pada sambutannya, Samawi mengatakan pentingnya pendidikan setingkat manajerial atau magister untuk merencanakan dan mengelola sumber daya pesisir secara terpadu.
Peningkatan kualitas SDM diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah pesisir.
Prof Jamaluddin menjelaskan pentingnya pemanfaatan biodiversitas di wilayah pesisir yang begitu kaya dan beragam. Namun masih terkendala pengetahuan dan keterampilan.
Sementara Munandar menjelaskan Sulawesi kaya akan potensi sumberdaya pesisir seperti keanekaragaman jenis organisme, wisata laut, dan tambang mineral.
"Berbagai upaya melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sumberdaya pesisir telah dilakukan dalam bentuk Sasi dan Perikanan skala kecil oleh masyarakat pesisir dan hasilnya telah memberi manfaat bagi masyarakat," ujar Awaluddinnoer.
Webinar dihadiri sekitar 100 peserta terdiri dari mahasiswa S1, S2, S3 dan dosen dari berbagai kampus. Serta peneliti dan praktisi.
Harapan peserta kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan untuk bertukar informasi dan data dengan tema terkait isu pengelolaan yang dihadapi dunia umumnya dan Indonesia pada khususnya.
Baca Juga: KKP Tangkap Kapal Malaysia Colong Ikan di Selat Malaka
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Bukan Sekadar Publikasi, Riset Rp120 Miliar Australia-Indonesia Ini Wajib Selesaikan Masalah Rakyat
-
5 Fakta Menstruasi Wajib Diketahui Remaja Putri, Jangan Lagi Percaya Mitos!
-
Tim SAR Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
-
Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan