"Alhamdulillah masjid ini dibangun kurang lebih sekitar sembilan bulan selesai. Dan Alhamdulillah dana itu mengalir seperti air keran, tidak pernah putus," terang Wahyu.
Orang yang mendesain bangunan Masjid Al Fatih Al Anshar alias Masjid Ka'bah tersebut adalah H Muhammad Akbar Wisudaan selaku master arsitektur di Universitas Indonesia, Jakarta, yang tidak lain merupakan putra dari Andi Mustamin Anshar sendiri.
"Putra beliau sendiri," beber Wahyu.
Semua desain yang digunakan di Masjid Al Fatih Al Anshar memiliki makna tersendiri. Seperti lima pintu masjid Al Fatih Al Anshar yang diambil dari salat lima waktu bagi umat muslim.
"Dan semua ini punya makna. Kalau ada pintu dua itu, melambangkan salat subuh dua rakaat. Tiga pintu melambangkan salat salat magrib tiga rakaat. Empat pintu salat Isya empat rakaat, salat Dhuhur dan Ashar. Jadi ada nilai spiritualnya atau agamanya," ungkap Wahyu.
Lebar bangunan Masjid Al Fatih Al Anshar alias Masjid Kakbah itu, kata Wahyu, hanya 9 meter dengan panjang 17 meter. Semua ini karena angka sembilan itu diambil dari tanggal 9, saat proses peletakan batu pertama Masjid Al Fatih Al Anshar.
Sementara, untuk angka 17 diambil dari jumlah rakaat salat lima waktu yang dikerjakan umat muslim setiap harinya.
"Untuk kaligrafi yang ada di lantai dua yang berbentuk pohon rindang Asmaul Husnah bertuliskan 99 nama-nama Allah SWT. Demikian juga yang ada didepan ini tentang kalimat Allah. Membuktikan bahwa sinyal kehidupan pada akhirnya semata-mata mengharapkan keridhaan Allah SWT," urai Wahyu.
Dengan semua keunikan Masjid Al Fatih Al Anshar itu, kata dia, para jemaah yang berasal dari daerah selalu mengambil kesempatan berfoto. Untuk mengunjungi masjid yang memiliki miniatur bangunan menyerupai Kakbah tersebut.
Baca Juga: Beduk Masjid Agung Solo Ditabuh Setiap Tengah Malam di Bulan Ramadhan
"Dia sempatkan untuk datang ke masjid ini karena penasaran katanya. Ada juga sebagian yang singgah di depan jalan itu, dia bermunajat berdoa. Seolah-olah dalam doanya itu mengatakan Ya Allah janganlah engkau biarkan hambamu ini memandang cuma miniatur Kakbah. Sehingga kami bisa berziarah ke Baitullah dan ke makam Rasulullah. Baik melaksanakan ibadah haji maupun umrah," papar Wahyu.
Masjid Al Fatih Al Anshar telah dimanfaatkan oleh warga untuk melaksanakan ibadah sejak tujuh tahun lalu. Jemaah masjid masyoritas masyarakat yang bermukim di sekitar Jalan Paccinang Raya, Makassar.
"Aktivitas selama Ramadhan tentunya pelaksanaan salat sunah tarawih, kalau salat wajib kan itu sudah utama, salat witir dan tadarrus Alquran. Kemudian buka puasa bersama selama satu bulan full dan insyaallah bersantap malam bersama di Masjid Al Fatih Al Ansar ini," katanya.
"Kalau respon warga melihat Masjid Al Fatih Al Fatih ini, mereka sangat kagum. Dan banyak yang mengikuti menjadi inspirasi, bahkan beberapa masjid mengikuti termasuk desain di dalamnya. Baik di daerah lain maupun di Makassar. Ada beberapa masjid yang mengikuti. Artinya masyarakat senang dan antusias," sambung Wahyu.
Kontributor : Muhammad Aidil
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday