SuaraSulsel.id - Ketua Kelompok Relawan Pendukung Presiden Joko Widodo, Jokowi Mania (Joman) Immanuel Ebenezer beberapa waktu lalu membuat gempar publik. Karena menyebut Syahrul Yasin Limpo masuk daftar 5 nama menteri yang akan diganti Presiden Jokowi.
“Ada 5 menteri yang wajib hengkang, pertama Mensesneg Pratikno. Pejabat yang satu ini selalu bermasalah dalam administrasi dan memberikan pagar betis kepada Jokowi sehingga kelompok pro rakyat sulit berkomunikasi dengan presiden,” ujar Imannuel Ebenezer Selasa 13 April 2021.
Selain Pratikno, menteri yang juga disebut akan kena reshuffle atau perombakan adalah Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Permasalahan subsidi pupuk yang dampaknya kurang mendongkrak hasil pertanian dituding jadi penyebabnya.
Namun ada yang menarik dengan Syahrul Yasin Limpo atau SYL. Saat menjadi Gubernur Sulsel, SYL selalu membaca ayat suci Alquran setiap kali mengawali pidato atau sambutan di depan publik.
Begitupula saat menjabat menteri, Syahrul Yasin Limpo masih sering terdengar membaca doa tersebut setiap kali memulai sambutan.
Doa yang dibaca Syahrul Yasin Limpo adalah Alquran Surah Al Imran ayat 26. Berikut artinya :
"Katakanlah (Muhammad) : Wahai Tuhan pemilik kekuasaan, Engkau berikan kekuasaan kepada siapa pun yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kekuasaan dari siapa pun yang Engkau kehendaki."
"Engkau muliakan siapa pun yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa pun yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkau-lah segala kebijakan. Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu"
Di tengah kisruh soal perombakan kabinet, arti dari doa SYL ini disebut sangat sesuai dengan ramainya perbincangan soal isu perombakan menteri oleh Presiden Jokowi.
Baca Juga: Mentan : Asuransi Bantu Petani Hadapi Kondisi Buruk saat Gagal Panen
Anggota DPR RI Asal Selayar Disebut Akan Jadi Menteri
Politisi NasDem asal Selayar Rapsel Ali disebut akan menduduki salah satu jabatan menteri. Setelah menghadap Presiden Joko Widodo.
Kepada wartawan, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Ahmad Ali menegaskan, setiap partai politik akan senang jika kadernya dianggap layak dan punya kompetensi menduduki jabatan publik. Apalagi jabatan sekelas menteri.
Makanya, ia memastikan siapa pun kader NasDem yang dianggap mumpuni, pasti akan mereka dukung. Tidak terkecuali Rapsel Ali. Meski begitu, ia mengatakan bahwa kewenangan sepenuhnya ada di tangan Presiden Jokowi.
Rapsel Ali diundang ke Istana Presiden untuk menghadap Presiden Jokowi di tengah wacana reshuffle kabinet. Anggota DPR RI asal Sulsel itu belakangan ramai diberitakan akan mengisi posisi Menteri Investasi yang merupakan kementerian baru.
Menurut Ahmad Ali, pada dasarnya, mereka tidak pada posisi menyodorkan kader. Bagi dia, pengangkatan dan pemberhentian menteri merupakan hak prerogatif presiden sebagai kepala pemerintahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS
-
Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya
-
25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan
-
Belanja Makin Hemat, Dapatkan Diskon 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Ahmad Ali: Gelombang Besar Menuju Kemenangan PSI 2029 Dimulai dari Sulteng