SuaraSulsel.id - PSM Makassar menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal Piala Menpora 2021. Setelah menyingkirkan PSIS Semarang. Dalam laga adu pinalti.
Laga perempat final digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat malam (9/4/2021). Tim kebanggaan Sulawesi Selatan menang dalam adu penalti 4-2. Setelah waktu normal kedua tim bermain imbang 0-0.
Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS, mampu mengendalikan permainan di awal permainan. Lewat operan bola-bola pendek, pemain PSIS kerap merepotkan bek PSM Makasar. Menit 6 kemelut terjadi di depan gawang PSM. Sayang tendangan Ryan masih bisa diamankan kiper PSM Hilman Syah.
Mengutip dari KabarMakassar.com -- jaringan Suara.com, performa Hilman Syah enjadi sorotan. Karena mampu mengamankan tendangan bertubi-tubi pemain PSIS.
Seperti pada menit ke 15 melalui tendangan bebas Fandi Eko, penjaga gawang andalan PSM Makassar berhasil menghalau bola. Bola liar yang dimainkan pemain PSIS, juga mampu digagalkan dengan sempurna.
Memasuki pertengahan babak pertama, PSM mulai banyak menekan lini belakang PSIS. Namun, aksi Saldy maupun Rizky masih bisa diamankan bek PSIS.
PSIS dan PSM masih silih berganti melakukan serangan meski kerap diwarnai pelanggaran keras. Bahkan, pemain PSIS Ryan harus diganjar kartu kuning.
Giliran klub berjulukan Juku Eja yang kerap mengancam pertahanan PSIS. Namun, tiga umpan silang yang dilancarkan PSM selalu bisa diantisipasi oleh kiper PSIS, Jandia Eka Putra. Hingga babak pertama berakhir kedudukan imbang tanpa gol tetap tidak berubah.
PSIS dan PSM masih gencar saling melakukan serangan. Namun, upaya kedua tim selalu digagalkan bek lawannya.
Baca Juga: Hasil Piala Menpora 2021: Skor Akhir dan Jadwal Perempat Final
Menit 54 lewat serangan cepat, Fandi Eko Utomo yang lolos hingga kotak penalti diganjal dua pemain PSM. Namun, wasit tak menganggapnya pelanggaran.
Menit 61 Hari Nur Yulianto nyaris membawa PSIS unggul. Namun, tendangannya terlalu tinggi di atas mistar gawang PSM.
Satu menit kemudian penyelamatan gemilang dilakukan kiper PSIS Jandia Eka Putra. Sundulan terarah Saldi berhasil ditepis ke luar gawang.
Memasuki 15 menit terakhir PSIS dan PSM sedikit lebih berhati-hati saat melakukan serangan. Kedua tim berusaha menjaga gawangnya agar tidak kecolongan terlebih dahulu. Hingga tambahan waktu 4 menit tak ada gol tercipta sehingga laga harus diselesaikan dengan adu penalti.
Penendang penalti diberikan pada pemain PSIS Pratama Arhan, tapi berhasil diselamatkan Hilman. Giliran pemain PSM Hasyim Kipuw jadi penendang. Bola yang diarahkan ke kanan atas gagal diantisipasi Jandia. PSM unggul 1-0.
Kiper PSM Hilman kembali menggagalkan tendangan PSIS Hari Nur. Rasyid Akbar yang dipercaya jadi eksekutor membawa PSM unggul 2-0 setelah sepakannya tak mampu dijangkau Jandia. Alfeanda memperkecil ketinggalan PSIS menjadi 1-2.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat