SuaraSulsel.id - Kapal Penyeberangan penumpang KMP Bontoharu dilaporkan hilang kontak, Jumat 2 April 2021.
Kapal berlayar dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Pelabuhan Pamatata Selayar sejak pukul 09.00 Wita. Tapi sampai sekarang belum tiba di Selayar.
Komunikasi dengan awak kapal pun sulit dilakukan. Begitupula dengan penumpang yang ada dalam kapal belum bisa dihubungi.
Berikut spesifikasi KMP Bontoharu dikutip dari laman website ASDP Indonesia Ferry :
Panjang Keseluruhan (Loa) : 54
Panjang Antara Garis Tegak (Lpp) : 47.45
Lebar (moulded) (Bmid) : 14
Tinggi (moulded) (Hmid) : 3.5
Sarat Air d : 2.5
Gross Tonnage : 1053
Kapal dibuat tahun 2003 di Galangan Kapal PT IKI Makassar. Memiliki kapasitas penumpang 400 orang dan bisa mengangkut 22 mobil.
Kapal Motor Penumpang atau KMP Bontoharu dilaporkan hilang dari pantauan radar. Setelah berlayar dari Pelabuhan Bira Bulukumba menuju Kabupaten Kepulauan Selayar.
Informasi dari Basarnas Sulsel kapal ini berangkat dari Pelabuhan Bira Bulukumba Pukul 09.00 Wita. Namun sampai sekarang belum tiba di Pelabuhan Pamatata Selayar.
Posisi terakhir kapal terekam pada Pukul 15.20 Wita.
Baca Juga: Detik-detik KMP BILI Terbalik di Dermaga Perigi Piai Sambas
General Manager Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan atau PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Selayar Adrian, mengatakan infromasi terakhir kapal berlayar di jalur timur. Guna mencari situasi yang aman.
“Info terakhir Bontoharu lewat jalur Timur untuk cari kondisi yang aman. Rute yang dilalui ke arah Sultra. Setelah itu baru turun ke Pamatata. Saya juga suruh anggota di Bira dan Pamatata untuk monitor,” ujar Adrian kepada Selayarnews.com, Jumat 2 April 2021.
Dia menambahkan, saat ini kapal masih dalam kendali kapten kapal.
"Kondisi KMP Bontoharu dalam keadaan baik. Rutenya kesana untuk cari aman,” tambah Adrian.
KMP Bontoharu yang hilang kontak membuat keluarga penumpang mulai khawatir. Karena nomor ponsel penumpang yang dihubungi juga tidak aktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi
-
Disemprot Zulkifli Hasan Soal Sampah, Wali Kota Makassar Ungkap Kendala PSEL Makassar
-
Bukan Lewat Kantor Pos atau Bank, Ini Cara Baru Pemerintah Salurkan Bansos dan Subsidi
-
Zulhas Ultimatum Appi Soal PSEL: Dua Pekan Harus Beres, Kalau Tidak Diambil Alih Gubernur
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan