SuaraSulsel.id - M Ardy, saksi yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkait kasus korupsi Gubernur Sulsel non aktif ternyata Kepala Cabang Bank Mandiri di Kota Makassar.
M Ardy turut diperiksa penyidik KPK soal dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa di Sulawesi Selatan yang melibatkan Nurdin Abdullah.
Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan Ardy diperiksa sebagai pegawai BUMN.
Ardy dimintai keterangan sebagai saksi untuk tersangka Nurdin Abdullah, Edy Rahmat dan Agung Sucipto.
Ardy diketahui adalah Kepala Cabang Bank Mandiri di Jalan Boulevard, Kota Makassar. Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai Kepala Cabang Bank Mandiri di Kabupaten Bantaeng.
"Ardy dikonfirmasi antara lain terkait dugaan berbagai transaksi keuangan untuk keperluan tersangka Nurdin Abdullah," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri kepada SuaraSulsel.id, Jumat 26 Maret 2021.
Ardy disebut sering menyiapkan uang tunai untuk kebutuhan Nurdin Abdullah. Selain Ardy, KPK juga memeriksa Imelda Obey, pengusaha alat kesehatan atau Alkes yang dikenal sering memenangkan proyek di Sulsel. Hampir semua pengadaan Alkes besar di Sulsel disebut dikendalikan oleh Imelda.
Ali mengatakan Imelda Obey dikonfirmasi antara lain terkait dugaan hubungan kedekatan antara saksi dengan tersangka Nurdin Abdullah.
"Imelda bisa mendapatkan proyek pekerjaan di Pemprov Sulsel sekaligus dugaan aliran sejumlah uang kepada tersangka Nurdin Abdullah," beber Ali.
Baca Juga: Kasus Suap Nurdin Abdullah, KPK Periksa Saksi Swasta Soal Aliran Uang
Nama Imelda Obey juga beberapa kali juga dilaporkan ke Kejaksaan karena dugaan kasus monopoli usaha.
Diketahui, Nurdin Abdullah, Edy Rahmat dan Agung Sucipto ditersangkakan dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang dan jasa dan perizinan sejumlah proyek di Sulsel.
Ketiganya ditangkap pada OTT oleh KPK pada 27 Februari 2021 lalu. Saat ini, ketiganya ditahan di rutan KPK.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
3 Strategi Mentan Amran Agar Kabupaten Alor Lepas dari Garis Kemiskinan
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban
-
Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!
-
Andi Sudirman Gaungkan Kedaulatan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
-
Semarak HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI dalam Mendorong Kemajuan Negeri