SuaraSulsel.id - Tawuran Antara Kelompok Warga Patingalloang dengan Warga Cambayya menyebabkan satu orang korban meninggal dunia. Terkena busur di bagian perut.
Tawuran warga terjadi Rabu 24 Maret 2021 pukul 13.30 Wita bertempat di Jalan Barukang Cambayya.
Bermula dari sekelompok pemuda dari warga Kelurahan Pattingalloang sebanyak 10 orang melakukan penyerangan terhadap Warga Cambayya.
Akibat dari penyerangan tersebut satu orang terkena busur dan meninggal dunia bernama Rani (16 tahun). Warga Cambayya Lompo RW2 RT 2 lorong 10.
Korban mengalami luka terkena busur pada bagian perut mengenai ulu hati. Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut untuk ditolong.
Selama kurang lebih 1 jam di Rumah Sakit Angkatan Laut, korban dirujuk ke Rumah Sakit Pelamonia. Namun dalam perjalanan korban meninggal dunia.
Akibat adanya korban jiwa, perang kelompok antar Patingalloang dan Cambayya sampai saat ini masih berlangsung.
Tawuran antar warga di lokasi ini sudah sering terjadi. Pemerintah setempat bersama petugas kepolisian sudah berulang kali melakukan upaya perdamaian.
Tapi selalu saja ada hal yang memicu warga saling serang. Mereka saling serang menggunakan batu dan busur. Sudah banyak warga yang menjadi korban.
Baca Juga: Tangkap 6 Orang, Ribuan Anggota HMI dari Makassar Jadi Fokus Pengamanan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Asap Karhutla Kepung Bandara Nabire, Dua Penerbangan Gagal Terbang
-
Gorontalo Diprediksi Dilanda Kekeringan Panjang hingga Februari 2027, Kabupaten Ini Paling Rawan
-
BRI Group Kembali Ukir Prestasi Global, Raih Enam Penghargaan dari Finance Asia
-
Gubernur Sulsel Raih Bakti Koperasi Nayaka Mahambara di Ajang Koperasi Awards 2026
-
Transaksi Qlola Tumbuh 51 Persen, BRI Perkuat Platform Digital untuk Nasabah Bisnis