Muhammad Yunus
Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:31 WIB
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerahkan surat pengunduran diri dari Partai Golkar pada Senin 5 Oktober 2026.
  • Pengunduran diri tersebut dilakukan dua hari setelah Partai Demokrat secara terbuka menawarkan ajakan bergabung kepada Munafri Arifuddin.
  • Ketua DPD I Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin menyatakan menghormati keputusan pengunduran diri kader tersebut.

SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi akhirnya menentukan sikap politiknya.

Hanya dua hari setelah mendapat tawaran bergabung dengan Partai Demokrat, Appi resmi mengundurkan diri dari Partai Golkar.

Appi menyerahkan langsung surat pengunduran dirinya kepada Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kediamannya, Jalan Batu Putih, Makassar, Senin, 5 Oktober 2026.

Surat tersebut ditandatangani Appi di atas materai. Dengan pengunduran diri itu, Appi tak lagi berstatus sebagai kader Golkar sekaligus menyatakan tidak bersedia jika ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Golkar Makassar.

Langkah tersebut datang hanya berselang dua hari setelah Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng secara terbuka mengajak Appi bergabung dengan Demokrat.

Ajakan itu disampaikan langsung saat keduanya bertemu di Hotel Novotel Makassar, Sabtu, 3 Oktober 2026 lalu.

"Saya mengajak langsung kepada beliau untuk bergabung bersama Demokrat, sudah saya sampaikan," kata Andi Alfian.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengatakan keputusan sepenuhnya berada di tangan Appi. Ia mengaku tidak ingin tawaran tersebut justru menjadi tekanan politik bagi Wali Kota Makassar tersebut.

Menurut Andi, Appi selama ini dikenal mengedepankan etika dalam berpolitik. Karena itu, tawaran untuk bergabung dengan Demokrat disampaikannya secara langsung dan keputusan akhirnya diserahkan kepada Appi.

Baca Juga: Appi Beri Peringatan Camat-Lurah: Tinggalkan Kebiasaan Santai, Tak Boleh Kerja Seremoni

Dua hari berselang, Appi kemudian menyampaikan surat pengunduran diri dari Golkar.

Wali kota Makassar, Munafri Arifuddin mundur sebagai kader sekaligus ketua Golkar Makassar. Appi, sapaannya didampingi ketua Bappilu Demokrat Sulsel saat menemui Ketua Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Mundur dengan Ikhlas

Dalam surat pengunduran dirinya, Appi menyampaikan bahwa Golkar merupakan bagian penting dalam perjalanan politiknya.

Ia menyebut partai berlambang pohon beringin itu sebagai rumah tempat dirinya ditempa sebelum akhirnya memilih mengakhiri statusnya sebagai kader.

"Di bawah rindang beringin, saya belajar bahwa politik adalah jalan pengabdian dan bahwa karya selalu lebih nyaring daripada kata. Atas setiap kepercayaan, bimbingan, dan persaudaraan yang saya terima, saya menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para senior, jajaran pengurus, dan segenap kader," tulis Appi dalam surat pengundurannya.

Appi mengatakan setiap perjalanan memiliki persimpangan. Setelah mempertimbangkan keputusan tersebut secara matang, ia memilih mengundurkan diri sebagai kader Golkar terhitung sejak surat itu dibuat.

Load More