SuaraSulsel.id - Pengembangan wisata mangrove di Kabupaten Bulukumba mendapatkan dukungan dari masyarakat. Warga dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mutiara akan mengelola mangrove untuk wisata.
Wisata Mangrove Luppung Manyampa di Kabupaten Bulukumba telah disiapkan menjadi wisata percontohan di Indonesia.
Hal ini disampaikan Inisiator Wisata Mangrove Luppung Manyampa, Abbas Madda, di Desa Manyampa, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba, Sabtu 20 Februari 2021.
Abbas mengatakan, untuk promosinya dengan mengaktifkan penggunaan media sosial telah bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Fajar Angkatan XV dan pihak Karang Taruna Buhung Barania Manyampa.
Berkaitan dengan hal tersebut, Abbas berharap agar para penggiat wisata dapat memberikan dukungannya.
"Untuk lebih mengenal dekat dengan pembangunan pariwisata berkelanjutan atau lebih familiar disebut pariwisata berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), maka akan digelar webinar," katanya.
Hal ini sejalan dalam upaya menjadikan Wisata Mangrove Luppung Manyampa menjadi wisata percontohan se-Indonesia, sehingga diinisiasi ruang berbagi pengembangan wisata.
Abbas yang juga adalah Kepala Desa Manyampa ini mengatakan selain ia akan menjadi pembicara, juga hadir Tasman Ambar Mattuliang selaku Tim Pengembangan Desa Anindhaloka, Jakarta.
Hal itu dibenarkan Moderator Arman Jaya yang juga terlibat dalam KKN Entrepreneur XV Unifa.
Baca Juga: Polisi Kejar-kejaran dengan Pelaku Judi Sabung Ayam di Bulukumba
Dia berharap melalui kegiatan webinar yang kemudian dipromosikan melalui media sosial, dapat mengembalikan semangat warga untuk kembali berkunjung atau berwisata di Mangrove Luppung Manyampa.
Selama pandemi yang berkepanjangan ini Wisata Mangrove Luppung Manyampa semakin rimbun dan jadi tujuan favorit.
Melalui perjalanan yang cukup panjang sejak diresmikan (31/12/2019) lalu, telah dijadikan sebagai objek kunjungan sempat menurun di tengah melonjaknya angka kasus Covid-19.
Selama pandemi pohon mangrove mengalami pertumbuhan dengan semakin rindang, seakan memeluk pengunjung yang sedang berjalan dan berjarak di wisata itu. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
ASN Sulsel WFH 2 Hari: Dilarang Keras Nongkrong di Kafe dan Wajib Kirim Lokasi
-
Teror Granat di Kantor BPN Makassar
-
Kabar Gembira! Jalan Rusak Menuju Seko Mulai Diperbaiki Pakai Anggaran Ini
-
Dari Earth Hour ke Aksi Nyata, BRI Konsisten Jalankan Praktik Ramah Lingkungan
-
Kampung Koboi Jadi Ikon, Desa Tugu Selatan Tumbuh Berdaya Bersama Program Desa BRILiaN